Defisit Masih Dinilai Terkendali
Menteri Purbaya menegaskan bahwa posisi defisit tersebut masih dalam batas aman. Dengan dinamika yang signifikan, posisi defisit APBN hingga 31 Januari 2026 sebesar Rp54,6 triliun, masih terkendali,
ujarnya dalam konferensi pers APBN KiTa, Senin (23 Februari 2026).
Defisit ini memang mengalami pelebaran jika dibandingkan dengan kondisi awal tahun 2025 yang sebesar Rp23 triliun.
Keseimbangan Primer Juga Defisit
Selain defisit anggaran, keseimbangan primer APBN juga mencatatkan defisit sebesar Rp4,2 triliun di awal tahun 2026. Nilai ini setara dengan 4,7 persen terhadap total APBN.
Artikel Terkait
Indonesia Paling Rentan Terimbas Konflik Timur Tengah, Ini Analisis Risiko S&P Global
Subsidi BBM Malaysia Melonjak 4 Kali Lipat: Penyebab, Dampak, dan Respons Pemerintah
Harga Pertalite Naik 2026? Simak Jadwal & Penyebab Kenaikan Usai Lebaran
Harga Pertamax Bisa Tembus Rp 20.700 per Liter? Ini Analisis dan Dampak Geopolitik