APBN Defisit Rp54,6 Triliun di Awal Tahun 2026
Multaqomedia.com - Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) per akhir Januari 2026 mencatat defisit sebesar Rp54,6 triliun. Angka ini setara dengan 0,21 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).
Rincian Belanja dan Pendapatan Negara
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memaparkan, belanja negara di awal tahun telah mencapai Rp227,3 triliun. Capaian ini setara dengan 25,7 persen dari outlook APBN 2026 dan menunjukkan kenaikan dibanding realisasi periode sama tahun lalu sebesar Rp180,8 triliun.
Di sisi lain, pendapatan negara baru terkumpul Rp172,7 triliun atau sekitar 9,5 persen dari target APBN 2026. Meski demikian, realisasi ini masih lebih tinggi daripada periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp157,8 triliun.
Artikel Terkait
PDIP Kritik APBN 2025: Utang Rp9.658 Triliun dan Defisit Membengkak Rp54 Triliun
PHK Massal TikTok: Karyawan Teknologi Tokopedia Tersisa 35 Orang, Operasional Pindah ke China
Indonesia Siap Terapkan B50 Mulai 2026: Langkah Strategis Menuju Swasembada Energi
Purbaya ke China Urus Panda Bond, Ekonom: Jangan Dibesar-besarkan, Ini Baru Cari Utang!