“Kalau anggarannya sudah tidak kuat, tidak ada jalan lain, kita harus berbagi beban dengan masyarakat. Artinya bisa saja ada kenaikan harga BBM jika nilainya terlalu tinggi dan anggaran tidak lagi mampu menanggung,” tegasnya.
Harapan Stabilitas Harga dan Langkah Antisipasi Pemerintah
Meski membuka opsi penyesuaian harga, Purbaya menyampaikan bahwa harga minyak dunia berpotensi untuk stabil kembali. Hal ini didorong oleh perkiraan meningkatnya pasokan global, antara lain dari rencana eksplorasi Amerika Serikat di Alaska dan potensi masuknya pasokan minyak dari Venezuela.
Selain itu, pemerintah juga akan melakukan langkah-langkah antisipasi lain untuk menjaga kesehatan fiskal. Langkah tersebut termasuk realokasi belanja negara dengan menunda atau menggeser sejumlah program yang dinilai tidak mendesak ke tahun berikutnya.
“Bisa penghematan di mana? Misalnya penghematan di MBG,” tandas Purbaya merujuk pada kemungkinan efisiensi belanja.
Artikel Terkait
PDIP Kritik APBN 2025: Utang Rp9.658 Triliun dan Defisit Membengkak Rp54 Triliun
PHK Massal TikTok: Karyawan Teknologi Tokopedia Tersisa 35 Orang, Operasional Pindah ke China
Indonesia Siap Terapkan B50 Mulai 2026: Langkah Strategis Menuju Swasembada Energi
Purbaya ke China Urus Panda Bond, Ekonom: Jangan Dibesar-besarkan, Ini Baru Cari Utang!