“Kalau anggarannya sudah tidak kuat, tidak ada jalan lain, kita harus berbagi beban dengan masyarakat. Artinya bisa saja ada kenaikan harga BBM jika nilainya terlalu tinggi dan anggaran tidak lagi mampu menanggung,” tegasnya.
Harapan Stabilitas Harga dan Langkah Antisipasi Pemerintah
Meski membuka opsi penyesuaian harga, Purbaya menyampaikan bahwa harga minyak dunia berpotensi untuk stabil kembali. Hal ini didorong oleh perkiraan meningkatnya pasokan global, antara lain dari rencana eksplorasi Amerika Serikat di Alaska dan potensi masuknya pasokan minyak dari Venezuela.
Selain itu, pemerintah juga akan melakukan langkah-langkah antisipasi lain untuk menjaga kesehatan fiskal. Langkah tersebut termasuk realokasi belanja negara dengan menunda atau menggeser sejumlah program yang dinilai tidak mendesak ke tahun berikutnya.
“Bisa penghematan di mana? Misalnya penghematan di MBG,” tandas Purbaya merujuk pada kemungkinan efisiensi belanja.
Artikel Terkait
Dampak Perang AS-Israel vs Iran: Harga Minyak US$100 & Cadangan BBM Indonesia Terancam
Analisis Indef: Kereta Cepat Whoosh Butuh 100 Tahun untuk Balik Modal?
APBN 2026 Defisit Rp54,6 Triliun: Rincian Lengkap Pendapatan & Belanja Negara
Mundur Massal Pimpinan OJK & BEI: Dampak Free Float dan Tantangan untuk Prabowo