Lebih lanjut, Rustam mengungkapkan bahwa hubungannya dengan sesama aktivis, Eggi Sudjana, memburuk. Hal ini terjadi setelah muncul pengakuan dari orang-orang yang mengaku sebagai bagian dari tim pembuat ijazah. Rustam menilai respons Eggi tidak mendukung upaya pembongkaran kasus ini.
"Saya sampaikan ke Bang Eggi ada pengakuan soal pembuatan ijazah palsu di Pasar Pramuka. Tapi responsnya seolah tidak mau tahu. Bahkan membantah pernah bertemu orang-orang itu," ungkap Rustam.
Padahal, menurut pengakuan yang diterima Rustam, pihak-pihak tersebut pernah bertemu langsung dengan Eggi Sudjana di kediamannya di Bogor untuk membahas informasi dugaan pemalsuan ijazah.
Isu Ijazah Palsu: Lebih dari Sekadar Dokumen
Rustam menegaskan bahwa isu ini tidak sesederhana masalah watermark atau embos pada ijazah. Menurutnya, kasus ini menyangkut keberadaan pihak-pihak yang diduga terlibat langsung dalam proses pemalsuan.
"Ini bukan cuma soal teknis ijazah. Pasti ada pembuatnya. Dan ini akan dibongkar, mudah-mudahan di pengadilan nanti," pungkas Rustam Effendi.
Laporan ini dikutip dari sumber terpercaya untuk memberikan informasi terkini seputar perkembangan isu tersebut.
Artikel Terkait
PMBGN Somasi Kepala BGN Soal SE 12/2026: Ancam Gugat 29.000 Kontrak Program Makan Bergizi Gratis
Kejagung Resmi Tolak Justice Collaborator Sony Sonjaya di Kasus Korupsi MBG
Nadiem Makarim Ajukan Duplik di Sidang Korupsi Chromebook, Bantah Kerugian Negara Rp3,6 Triliun
Kejagung Periksa Ketua BGN Nanik S Deyang Terkait Korupsi Makan Bergizi Gratis