Hamas pada Jumat malam merilis pernyataan di Telegram, mengumumkan persetujuannya terhadap beberapa poin rencana perdamaian Trump, seperti pembebasan semua sandera Israel, baik yang hidup maupun tewas dan menyerahkan pemerintahan Gaza kepada badan Palestina yang independen.
"Isu-isu lain yang diangkat dalam proposal Presiden Trump mengenai masa depan Jalur Gaza dan hak-hak sah rakyat Palestina terkait sikap persatuan bangsa berdasarkan hukum dan resolusi internasional yang terkait," bunyi pernyataan, seperti dikutip dari Anadolu, Sabtu (4/10/2025).
Seorang sumber pejabat Palestina mengatakan, Hamas telah menyampaikan respons atas rencana Trump kepada para mediator seraya meminta klarifikasi atas beberapa klausul.
Hamas mengindikasikan bahwa mereka telah melakukan konsultasi mendalam di internal, konsultasi lebih luas dengan faksi-faksi Palestina, serta konsultasi dengan para mediator dan sekutu, guna mencapai kesepahaman dalam menentukan sikap yang bertanggung jawab merespons proposal Trump
Sumber: inews
Artikel Terkait
Perang Turki vs Israel: Analisis Kekuatan Militer Terbaru & Dampak Strategis Pakta Makkah
Embargo Dagang UEA ke Iran: Konflik Timur Tengah Memanas, Dampaknya bagi Ekonomi Global
Menteri Israel Ben Gvir Serukan Gaza Dikosongkan Permanen dan Minta Militer Bunuh 30-40 Warga Setiap Malam
Warga Gaza Rayakan HUT ke-81 RI dengan Lukisan Merah Putih di Tengah Reruntuhan