MULTAQOMEDIA.COM - Hamas, Jumat (3/10/2025) malam waktu setempat, menerima proposal gencatan senjata yang diusulkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Sebelumnya kelompok perlawanan yang berkuasa di Jalur Gaza itu mengumumkan bersedia membebaskan seluruh sandera Israel yang tersisa.
Pejabat senior Hamas Mousa Abu Marzouk mengatakan kelompoknya secara prinspi telah menyetujui proposal Trump tentang gencatan senjata di Jalur Gaza. Hamas mendukung garis besar, namun penerapannya masih membutuhkan negosiasi.
Dalam wawancara dengan Al Jazeera, Abu Marzouk menekankan Hamas pada masa mendatang akan menyerahkan senjata kepada pemerintah Palestina.
Dia menegaskan nasib rakyat Palestina merupakan urusan nasional yang tidak bisa diputuskan sendiri oleh Hamas.
Artikel Terkait
Bumi Hilang Gravitasi 7 Detik 12 Agustus 2026? Ini Fakta Sains yang Membantah Hoaks Viral
Perang Dunia 3? Klaim Dewan Perang Eropa & Bantahan Uni Eropa Dikupas Tuntas
Jerman Bangkitkan Militer Terkuat di Eropa 2026: Anggaran Rp1.950 Triliun & Wajib Militer Baru
Kecelakaan Kereta Cepat Spanyol di Adamuz: 21 Tewas, Penyebab Diduga Anjlok