Kapal Induk AS Bergerak Cepat ke Timur Tengah, Isu Serangan ke Iran Memanas
MULTAQOMEDIA.COM - Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali memanas. Gugus tempur Kapal Induk nuklir AS, USS Abraham Lincoln, dilaporkan sedang dipindahkan dari Laut China Selatan menuju wilayah operasi Komando Pusat AS (CENTCOM) di Timur Tengah. Pergerakan aset militer strategis ini terjadi bersamaan dengan laporan-laporan yang menyebut serangan AS ke Iran bisa terjadi dalam waktu dekat.
Pergerakan Militer AS dan Sinyal Waspada
Koresponden Gedung Putih, Kellie Meyer, mengonfirmasi pergerakan tersebut melalui akun X (Twitter), mengutip sumber dalam pemerintahan AS. Proses pemindahan kapal induk dan armadanya ini diperkirakan memakan waktu sekitar satu minggu. Meski pergerakan ini belum tentu langsung terkait rencana serangan, langkah ini dianggap sebagai bentuk peningkatan postur militer AS di kawasan yang rawan.
Di sisi lain, Iran telah mengambil langkah antisipatif dengan menutup sebagian wilayah udaranya sejak Rabu. Pemberitahuan NOTAM (Notice to Airmen) dikeluarkan, membatasi semua penerbangan kecuali penerbangan internasional yang telah mendapat izin khusus. Situs pelacak FlightRadar24 menunjukkan lalu lintas udara di atas Iran nyaris kosong, dengan banyak maskapai, termasuk Lufthansa Group, mengalihkan rute penerbangannya.
Artikel Terkait
Iran Klaim Tembak Kapal Perang AS di Teluk Oman, Centcom Bantah Keras
Citra Satelit Ungkap Hancurnya Pangkalan Militer AS di Kuwait Akibat Serangan Rudal Iran
Topan Jangmi Lumpuhkan Jepang: 60.000 Rumah Mati Listrik, Ratusan Penerbangan Batal
Trump Murka ke Netanyahu: Sebut Gila hingga Ancam Penjara, Perang Lebanon Jadi Pemicu