Penyusunan rencana ini semakin intensif pasca unggahan provokatif di media sosial yang menampilkan peta Kanada dengan bendera Amerika Serikat, yang memicu kekhawatiran di kalangan pembuat kebijakan Ottawa.
Pembentukan Pasukan Cadangan dan Dukungan Sekutu Global
Sebagai bagian dari penguatan ketahanan, Kepala Staf Pertahanan Kanada, Jenderal Jennie Carignan, mengumumkan rencana ambisius untuk membentuk pasukan relawan cadangan dengan kekuatan hingga 400.000 personel.
Lebih dari itu, Kanada percaya akan mendapatkan dukungan militer dari sekutu globalnya. Sebagai anggota NATO, Kanada diperkirakan akan dibantu oleh kekuatan nuklir seperti Prancis dan Inggris jika terjadi agresi.
"Jika Anda menyerang Kanada, Anda menghadapi lebih dari sekadar satu negara. Anda akan melihat kapal perang Jerman dan pesawat tempur Inggris berdatangan untuk membela kedaulatan kami," ujar Mayjen David Fraser, mantan komandan pasukan Kanada di Afghanistan, menegaskan posisi strategis Kanada di mata dunia.
Dengan demikian, meski hidup berdampingan secara damai, Kanada menunjukkan komitmennya untuk mempersiapkan segala skenario pertahanan nasional, mengandalkan strategi cerdas, pasukan cadangan masif, dan kekuatan aliansi global.
Artikel Terkait
Perang Turki vs Israel: Analisis Kekuatan Militer Terbaru & Dampak Strategis Pakta Makkah
Embargo Dagang UEA ke Iran: Konflik Timur Tengah Memanas, Dampaknya bagi Ekonomi Global
Menteri Israel Ben Gvir Serukan Gaza Dikosongkan Permanen dan Minta Militer Bunuh 30-40 Warga Setiap Malam
Warga Gaza Rayakan HUT ke-81 RI dengan Lukisan Merah Putih di Tengah Reruntuhan