MULTAQOMEDIA.COM - Kecelakaan kereta api di Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam menjadi perbincangan hangat publik. Sorotan utama tertuju pada pengakuan sopir taksi Green SM yang videonya viral di media sosial. Dalam rekaman tersebut, sopir mengaku mobilnya tiba-tiba terkunci atau mati saat berada di tengah perlintasan rel.
Dalam video yang beredar luas, sopir terlihat dalam kondisi syok pasca kejadian. Ia menjelaskan bahwa kendaraannya mendadak tidak bisa dijalankan ketika tepat berada di jalur kereta api. "Ini ngonci langsung, jadi kita mau jalanin nggak bisa. Pas posisi kereta lewat, mobil mati," ujar sopir dalam rekaman yang viral di berbagai platform media sosial.
Pengakuan ini memicu perhatian luas karena diduga menjadi pemicu awal gangguan perjalanan KRL Commuter Line yang berujung pada tabrakan dengan rangkaian KA Argo Bromo Anggrek. Insiden ini menjadi sorotan utama dalam pemberitaan kecelakaan kereta api di Indonesia.
Artikel Terkait
BMKG Konfirmasi Tsunami 9-18 Cm Terdeteksi di 3 Lokasi Usai Gempa 7,7 Laut Sulawesi
Gempa M6,5 Susulan Guncang Tahuna Sangihe Usai Gempa Utama M7,7, BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami
Peluru Nyasar TNI di Padang: Mahasiswi UNP dan Warga Sipil Jadi Korban Latihan Militer
Pesawat Militer AS Terbang di Langit Padang, TNI AU Buka Suara Soal Misi Sebenarnya