Motor Listrik MBG Rp 1 Triliun Diduga Markup, Baru Dirakit Usai Dibayar

- Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:25 WIB
Motor Listrik MBG Rp 1 Triliun Diduga Markup, Baru Dirakit Usai Dibayar

Kepala Staf Kepresidenan, Dudung Abdurachman, mengungkapkan bahwa puluhan ribu unit motor listrik untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) belum seluruhnya dirakit. Pengadaan motor listrik MBG ini menelan anggaran hingga Rp 1 triliun.

"Total anggarannya Rp 1,03 triliun. Setelah dicek, per 7 April lalu, motor-motor ini masih dalam proses perakitan. Namun, pembayarannya sudah dilakukan oleh pejabat lama," ujar Dudung, Jumat (12/6).

Pengadaan motor listrik ini diduga mengandung praktik markup harga. Sebanyak 21.801 unit motor listrik yang dianggarkan senilai Rp 1 triliun tidak sesuai dengan nilai riilnya. Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hidayana, diduga menjadi aktor di balik markup harga tersebut.

"Diperkirakan ada selisih sekitar Rp 200 miliar. Namun, jika dihitung oleh BPK, selisihnya mencapai Rp 400 miliar. Ya, ada markup. Semoga proses hukumnya berjalan cepat," jelas Dudung.


Halaman:

Komentar