Konflik AS-Iran Memanas: 12 Rudal Balistik Iran Hantam Fasilitas Militer AS, Selat Hormuz Ditutup, Harga Minyak Melonjak
MULTAQOMEDIA.COM - Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali memanas setelah Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) mengklaim berhasil melancarkan serangan rudal ke sejumlah fasilitas militer AS di kawasan Teluk. Di tengah eskalasi konflik ini, Iran kembali mengambil langkah strategis dengan menutup Selat Hormuz, jalur pelayaran paling vital bagi perdagangan energi global.
IRGC menyatakan telah menembakkan 12 rudal balistik yang menargetkan berbagai aset militer Amerika Serikat, termasuk fasilitas di Yordania, Bahrain, dan Kuwait. Serangan ini disebut sebagai respons langsung atas serangan lanjutan AS serta dugaan pelanggaran terhadap kesepakatan gencatan senjata yang berlaku sejak April lalu.
Dalam pernyataan resminya, Garda Revolusi mengklaim sejumlah target penting milik militer AS berhasil dihantam, termasuk fasilitas yang digunakan untuk operasi jet tempur canggih seperti F-35, F-15, dan F-16. Iran juga mengeklaim telah menyerang Pangkalan Udara Sheikh Isa serta sejumlah pusat kendali militer Amerika di kawasan Timur Tengah.
Artikel Terkait
Perang Turki vs Israel: Analisis Kekuatan Militer Terbaru & Dampak Strategis Pakta Makkah
Embargo Dagang UEA ke Iran: Konflik Timur Tengah Memanas, Dampaknya bagi Ekonomi Global
Menteri Israel Ben Gvir Serukan Gaza Dikosongkan Permanen dan Minta Militer Bunuh 30-40 Warga Setiap Malam
Warga Gaza Rayakan HUT ke-81 RI dengan Lukisan Merah Putih di Tengah Reruntuhan