MULTAQOMEDIA.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengkonfirmasi bahwa gelombang tsunami dengan ketinggian minor antara 9 hingga 18 sentimeter telah tercatat di tiga lokasi pengamatan. Fenomena ini terjadi pasca gempa tektonik berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang Laut Sulawesi.
Deputi Bidang Geofisika BMKG, Nelly Florida Riama, dalam konferensi pers di Jakarta pada Senin, menyatakan bahwa tiga wilayah pesisir yang mendeteksi gelombang tsunami tersebut meliputi Ulu Siau (Sulawesi Utara), Melonguane (Sulawesi Utara), dan satu titik pantau di wilayah Maluku Utara.
Meskipun anomali gelombang yang tiba saat ini masih tergolong kecil, BMKG mengimbau masyarakat di wilayah terdampak untuk tidak menurunkan kewaspadaan. Masyarakat diminta tetap mematuhi arahan evakuasi yang berlaku demi keselamatan bersama.
Artikel Terkait
Nasib Anak Satpam Sumarna Jadi Sorotan: Dibandingkan dengan Anak Terduga Maling di Bali
6 Wajah Diduga Pelaku Pengeroyokan Maling Ayam di Tabanan, Polisi Didesak Segera Bertindak
KKB OPM Pimpinan Kopitua Heluka Bantai Tiga Warga Sipil di Yahukimo, TNI Pastikan Tindak Tegas
Ledakan Rumah Mewah Grand Polonia Medan: Diduga Akibat Kebocoran Pipa Gas Bawah Tanah