MULTAQOMEDIA.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengkonfirmasi bahwa gelombang tsunami dengan ketinggian minor antara 9 hingga 18 sentimeter telah tercatat di tiga lokasi pengamatan. Fenomena ini terjadi pasca gempa tektonik berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang Laut Sulawesi.
Deputi Bidang Geofisika BMKG, Nelly Florida Riama, dalam konferensi pers di Jakarta pada Senin, menyatakan bahwa tiga wilayah pesisir yang mendeteksi gelombang tsunami tersebut meliputi Ulu Siau (Sulawesi Utara), Melonguane (Sulawesi Utara), dan satu titik pantau di wilayah Maluku Utara.
Meskipun anomali gelombang yang tiba saat ini masih tergolong kecil, BMKG mengimbau masyarakat di wilayah terdampak untuk tidak menurunkan kewaspadaan. Masyarakat diminta tetap mematuhi arahan evakuasi yang berlaku demi keselamatan bersama.
Artikel Terkait
IPW: Polisi Diadang Oknum TNI Saat Gerebek Gudang Timah Ilegal 28 Ton di Belitung Timur
Kericuhan Peringatan 21 Tahun Perdamaian Aceh: Massa Rusak Lambang Garuda dan Bendera Merah Putih di Pendopo Gubernur
Gempa NTT Magnitudo 7,7 Tewaskan 38 Orang: Evakuasi Korban Terjebak Reruntuhan Masih Berlangsung
Kericuhan Peringatan 21 Tahun Perdamaian Aceh di Baiturrahman: Massa Lempar Batu, Aparat Balas Gas Air Mata