Laporan dari The Wall Street Journal menyebutkan bahwa pengerahan kekuatan militer AS tidak hanya mencakup pesawat angkut dan tanker. Militer AS juga dikabarkan mengerahkan jet tempur F-15E serta mengarahkan kapal induk USS Abraham Lincoln ke kawasan Timur Tengah.
Laporan tersebut juga menyebutkan bahwa sistem pertahanan udara tambahan, termasuk rudal Patriot dan THAAD, akan ditempatkan di wilayah tersebut untuk memperkuat pertahanan.
Pernyataan Presiden AS dan Ketegangan dengan Iran
Pengerahan kekuatan militer ini terjadi di tengah ketegangan yang meningkat antara Amerika Serikat dan Iran. Presiden AS Donald Trump, pada 22 Januari, menyatakan bahwa kapal-kapal Angkatan Laut AS telah bergerak menuju Iran sebagai bentuk kewaspadaan.
Meski demikian, Trump tidak memberikan konfirmasi pasti mengenai rencana serangan militer ke Iran, sambil menyatakan harapan agar hal tersebut tidak perlu terjadi. Sebelumnya, Trump telah beberapa kali mengeluarkan pernyataan yang mengancam Iran, menyusul demonstrasi besar yang menyebabkan ribuan korban jiwa di negara tersebut.
Artikel Terkait
Yordania & UEA Diduga Bantu AS Serang Iran: Laporan Intelijen & Analisis Terkini
Kapal Induk Luar Angkasa China Luanniao: Fakta, Ancaman, atau Perang Psikologis?
Latihan Militer Kuba: Strategi Cegah Agresi AS & Pelajaran dari Krisis Venezuela
Dampak Perang AS vs Iran: Mengapa Negara Timur Tengah Khawatir dan Risikonya