Ledakan di Teheran Bukan Serangan AS, Ternyata Uji Coba Militer Rutin Iran
Teheran - Ibu kota Iran, Teheran, dilaporkan diguncang suara ledakan pada Selasa, 27 Januari 2026. Laporan awal dari pengguna media sosial menyebutkan ledakan terdengar di daerah Parchin dan Pakdasht, memicu spekulasi luas di tengah ketegangan tinggi dengan Amerika Serikat.
Penjelasan Resmi: Aktivitas Militer Rutin
Kantor Berita Mehr segera mengklarifikasi kejadian tersebut. Menurut laporan resmi, suara ledakan yang terdengar berasal dari aktivitas dan uji coba rutin di sebuah pusat militer di daerah tersebut. Pihak berwenang menegaskan tidak ada kecelakaan atau insiden serangan dari pihak asing.
Gubernur Pakdasht, Mohammad Hassanpour, memperkuat pernyataan ini dengan menjelaskan bahwa uji coba semacam itu memang dilakukan secara berkala pada interval waktu tertentu. Pernyataan ini bertujuan meredam kekhawatiran bahwa ledakan tersebut merupakan awal dari serangan militer.
Peringatan Keras Donald Trump: "Waktu Semakin Menipis"
Insiden ini terjadi dalam atmosfer ancaman yang meningkat dari Presiden AS, Donald Trump. Pada Rabu, 28 Januari 2026, Trump mengeluarkan peringatan keras melalui platform Truth Social. Ia menyatakan bahwa kekuatan angkatan laut AS yang dipimpin Kapal Induk USS Abraham Lincoln sedang bergerak menuju kawasan dengan kekuatan yang lebih besar dari yang pernah dikerahkan di dekat Venezuela.
Artikel Terkait
Iran Klaim Tembak Kapal Perang AS di Teluk Oman, Centcom Bantah Keras
Citra Satelit Ungkap Hancurnya Pangkalan Militer AS di Kuwait Akibat Serangan Rudal Iran
Topan Jangmi Lumpuhkan Jepang: 60.000 Rumah Mati Listrik, Ratusan Penerbangan Batal
Trump Murka ke Netanyahu: Sebut Gila hingga Ancam Penjara, Perang Lebanon Jadi Pemicu