Statistik Pertahanan Udara dan Korban Jiwa
Kementerian Pertahanan UEA melaporkan pencapaian sistem pertahanan udaranya. Sejak Sabtu, mereka berhasil mencegat 165 rudal balistik, 2 rudal jelajah, dan 541 drone. Sebanyak 152 rudal balistik dan 506 drone berhasil dihancurkan, sementara sisanya jatuh dan menyebabkan kerusakan.
Akibat serangan ini, tiga orang warga negara asing (Pakistan, Nepal, dan Bangladesh) dilaporkan tewas. Sedikitnya 58 orang dari berbagai kewarganegaraan mengalami luka-luka.
Pernyataan Pemerintah UEA dan Status Keamanan
Badan Penanggulangan Krisis dan Bencana Nasional UEA memastikan situasi keamanan tetap terkendali dan mengimbau warga untuk menjauhi puing atau benda mencurigakan. Sementara itu, Kementerian Dalam Negeri menyatakan berada dalam tingkat kesiapan tertinggi untuk mengantisipasi perkembangan lebih lanjut.
Latar Belakang Eskalasi Ketegangan di Timur Tengah
Eskalasi militer ini terjadi dalam konteks ketegangan yang memanas di kawasan. Serangan Iran ke UEA diduga merupakan aksi balasan setelah Amerika Serikat melancarkan serangan ke Iran. Presiden AS saat itu, Donald Trump, sebelumnya berjanji untuk menghancurkan industri rudal Iran. Eskalasi juga dipicu oleh serangan Israel ke Teheran dan sejumlah kota besar Iran sebelumnya, yang memicu ancaman balasan besar dari pemerintah Iran.
Artikel Terkait
Iran Klaim Tembak Kapal Perang AS di Teluk Oman, Centcom Bantah Keras
Citra Satelit Ungkap Hancurnya Pangkalan Militer AS di Kuwait Akibat Serangan Rudal Iran
Topan Jangmi Lumpuhkan Jepang: 60.000 Rumah Mati Listrik, Ratusan Penerbangan Batal
Trump Murka ke Netanyahu: Sebut Gila hingga Ancam Penjara, Perang Lebanon Jadi Pemicu