Larangan Aktivitas Hezbollah oleh Pemerintah Lebanon
Di sisi lain, pemerintah Lebanon mengambil langkah signifikan dengan melarang aktivitas militer dan keamanan Hezbollah. Kebijakan yang belum pernah terjadi sebelumnya ini langsung memicu kecaman keras dari kelompok bersenjata yang didukung Iran tersebut.
Eskalasi Serangan dan Korban Jiwa
Hezbollah mengaku telah meluncurkan serangan roket dan drone ke wilayah Israel. Sebagai balasan, Israel melakukan serangan balik yang menyasar pinggiran selatan Beirut dan puluhan desa di Lebanon selatan. Israel berjanji akan membuat Hezbollah membayar harga mahal.
Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan Lebanon, serangan-serangan ini telah mengakibatkan sedikitnya 31 orang tewas dan 149 lainnya terluka.
Konflik antara Israel dan Hezbollah di perbatasan Lebanon-Israel terus menunjukkan eskalasi yang mengkhawatirkan. Langkah mobilisasi pasukan dan perintah evakuasi massal ini menandai babak baru dalam ketegangan yang sudah berlangsung lama di kawasan tersebut.
Artikel Terkait
Iran Klaim Tembak Kapal Perang AS di Teluk Oman, Centcom Bantah Keras
Citra Satelit Ungkap Hancurnya Pangkalan Militer AS di Kuwait Akibat Serangan Rudal Iran
Topan Jangmi Lumpuhkan Jepang: 60.000 Rumah Mati Listrik, Ratusan Penerbangan Batal
Trump Murka ke Netanyahu: Sebut Gila hingga Ancam Penjara, Perang Lebanon Jadi Pemicu