Larangan Aktivitas Hezbollah oleh Pemerintah Lebanon
Di sisi lain, pemerintah Lebanon mengambil langkah signifikan dengan melarang aktivitas militer dan keamanan Hezbollah. Kebijakan yang belum pernah terjadi sebelumnya ini langsung memicu kecaman keras dari kelompok bersenjata yang didukung Iran tersebut.
Eskalasi Serangan dan Korban Jiwa
Hezbollah mengaku telah meluncurkan serangan roket dan drone ke wilayah Israel. Sebagai balasan, Israel melakukan serangan balik yang menyasar pinggiran selatan Beirut dan puluhan desa di Lebanon selatan. Israel berjanji akan membuat Hezbollah membayar harga mahal.
Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan Lebanon, serangan-serangan ini telah mengakibatkan sedikitnya 31 orang tewas dan 149 lainnya terluka.
Konflik antara Israel dan Hezbollah di perbatasan Lebanon-Israel terus menunjukkan eskalasi yang mengkhawatirkan. Langkah mobilisasi pasukan dan perintah evakuasi massal ini menandai babak baru dalam ketegangan yang sudah berlangsung lama di kawasan tersebut.
Artikel Terkait
Perang Turki vs Israel: Analisis Kekuatan Militer Terbaru & Dampak Strategis Pakta Makkah
Embargo Dagang UEA ke Iran: Konflik Timur Tengah Memanas, Dampaknya bagi Ekonomi Global
Menteri Israel Ben Gvir Serukan Gaza Dikosongkan Permanen dan Minta Militer Bunuh 30-40 Warga Setiap Malam
Warga Gaza Rayakan HUT ke-81 RI dengan Lukisan Merah Putih di Tengah Reruntuhan