Kegagalan "Decapitation Strike" dan Dampak Global
Ritter menegaskan bahwa operasi pemenggalan kepemimpinan (decapitation strike) yang ditujukan untuk melumpuhkan Iran justru gagal total. "Kami pikir ini kemenangan strategis, tapi sebaliknya, kami malah kehilangan perang. Kematian Khamenei memperkuat rezim dan mempersatukan rakyat Iran," paparnya.
Konflik ini telah berimbas pada ekonomi global, ditandai dengan lonjakan harga minyak Brent hingga 13% akibat ketegangan di Selat Hormuz.
Debat Publik dan Peringatan Ritter
Pernyataan kontroversial Ritter memicu perdebatan sengit. Sebagian melihatnya sebagai kritik tajam terhadap kebijakan AS-Israel, sementara lainnya menuduhnya membenarkan strategi Iran.
Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump membela pembunuhan Khamenei sebagai langkah preventif. Namun, Ritter memperingatkan bahwa dampak jangka panjang "jebakan martir" ini dapat mengubah peta kekuatan di Timur Tengah secara signifikan.
Artikel Terkait
Gencatan Senjata Runtuh, Presiden Iran Deklarasikan Perang Total Lawan AS – Harga Minyak Meroket
AS Minta Warga di Seluruh Dunia Tingkatkan Kewaspadaan Akibat Ketegangan dengan Iran
Rudal Iran Hantam Pangkalan AS di Yordania, 50.000 Tentara Amerika Tak Berdaya
Trump Dihujat Penonton Saat Serahkan Trofi Piala Dunia 2026, Momen Kontroversial di Final Spanyol vs Argentina