Sistem Pertahanan Israel Tertekan, Iran Gunakan Bom Klaster
Sistem pertahanan rudal jarak jauh Israel, seperti Iron Dome, David's Sling, dan Arrow, dilaporkan mengalami tekanan berat akibat serangan Iran yang bertubi-tubi. Ancaman semakin kompleks dengan laporan bahwa Iran mulai memodifikasi rudalnya dengan bom klaster. Penggunaan bom klaster ini berpotensi meningkatkan efektivitas serangan dan memperberat tugas sistem pertahanan udara Israel.
Respons dan Klaim Amerika Serikat
Sumber pejabat AS tersebut menyatakan bahwa pemerintahannya sebenarnya telah menyadari keterbatasan sistem pertahanan Israel sejak beberapa bulan terakhir dan telah mengantisipasi skenario ini. Pejabat itu juga menegaskan bahwa Amerika Serikat sendiri tidak menghadapi kekurangan rudal pencegat yang serupa dengan yang dialami Israel.
Situasi ini menyoroti ketegangan keamanan yang terus berlanjut di Timur Tengah dan ketergantungan Israel pada dukungan logistik militer dari Amerika Serikat dalam menghadapi ancaman rudal dari Iran.
Artikel Terkait
Iran Klaim Tembak Kapal Perang AS di Teluk Oman, Centcom Bantah Keras
Citra Satelit Ungkap Hancurnya Pangkalan Militer AS di Kuwait Akibat Serangan Rudal Iran
Topan Jangmi Lumpuhkan Jepang: 60.000 Rumah Mati Listrik, Ratusan Penerbangan Batal
Trump Murka ke Netanyahu: Sebut Gila hingga Ancam Penjara, Perang Lebanon Jadi Pemicu