Ia menjelaskan bahwa Iran menghadapi agresi Amerika-Zionis yang bertujuan memecah belah negara, yang telah menewaskan pemimpin, warga sipil, dan komandan militer. Namun, menurutnya, kecuali dalam kasus tertentu, hampir tidak ada pemerintahan Islam yang datang membantu.
Iran Akan Terus Berjuang
"Rakyat Iran, dengan determinasi kuat, menekan musuh yang jahat hingga mereka berada dalam kebuntuan strategis," tulisnya. Larijani menegaskan bahwa Iran akan terus melanjutkan perjuangan melawan "Setan besar dan kecil", merujuk pada Amerika Serikat dan Israel.
Ia juga menyayangkan beberapa negara Muslim yang justru menunjukkan permusuhan ketika Iran membalas serangan yang dilancarkan dari pangkalan AS di wilayah mereka. "Apakah Iran hanya diam saja sementara diserang dari pangkalan Amerika di negara anda?!"
Ajakan Akhir untuk Bersatu
Dalam penutup seruannya, Ali Larijani mengajak negara-negara Muslim untuk berpikir tentang masa depan kawasan. Ia menekankan bahwa Iran tidak berniat mendominasi, dan bahwa persatuan umat Islamlah yang akan menjamin keamanan, kemajuan, dan kemerdekaan bagi semua bangsa.
Artikel Terkait
Gencatan Senjata Runtuh, Presiden Iran Deklarasikan Perang Total Lawan AS – Harga Minyak Meroket
AS Minta Warga di Seluruh Dunia Tingkatkan Kewaspadaan Akibat Ketegangan dengan Iran
Rudal Iran Hantam Pangkalan AS di Yordania, 50.000 Tentara Amerika Tak Berdaya
Trump Dihujat Penonton Saat Serahkan Trofi Piala Dunia 2026, Momen Kontroversial di Final Spanyol vs Argentina