Kontroversi Klaim Giuliani: Benarkah Raja Charles Seorang Muslim?
Pernyataan kontroversial mantan Wali Kota New York, Rudy Giuliani, menyebut Raja Charles III kemungkinan adalah seorang Muslim, memicu perdebatan luas. Klaim ini disampaikannya dalam wawancara dengan jurnalis Inggris, Piers Morgan.
Giuliani tidak hanya menyentuh status agama Raja Charles. Ia juga mengklaim bahwa umat Muslim ingin mengambil alih Inggris dan menyebut Al Quran sebagai “kultus kematian”. Ia mengutip pernyataan tanpa nama yang mengatakan, “dalam 10 tahun Inggris akan menjadi negara Muslim.”
Klaim peningkatan pengaruh Muslim di posisi publik Inggris ia jadikan argumen. Namun, data resmi bertolak belakang. Piers Morgan menegaskan bahwa populasi Muslim di Inggris hanya sekitar lima persen dari total penduduk. Giuliani bersikeras bahwa angka itu tidak menggambarkan “pengaruh” yang ia maksud.
Fakta di Balik Teori Konspirasi Raja Charles Muslim
Klaim bahwa Raja Charles diam-diam seorang Muslim adalah teori konspirasi lama yang beredar di internet dan tidak pernah terbukti. Faktanya, Raja Charles adalah Kepala Gereja Inggris dan seorang penganut Anglikan yang taat.
Artikel Terkait
Iran Klaim Tembak Kapal Perang AS di Teluk Oman, Centcom Bantah Keras
Citra Satelit Ungkap Hancurnya Pangkalan Militer AS di Kuwait Akibat Serangan Rudal Iran
Topan Jangmi Lumpuhkan Jepang: 60.000 Rumah Mati Listrik, Ratusan Penerbangan Batal
Trump Murka ke Netanyahu: Sebut Gila hingga Ancam Penjara, Perang Lebanon Jadi Pemicu