Video Viral Pastor Katolik Klaim Trump Dikirim Tuhan untuk Bunuh Muslim, Netizen: Ini Terorisme Agama
Sebuah video pendek yang menyebar viral di media sosial platform X (Twitter) dan Facebook sejak awal April 2026 memicu kontroversi dan kecaman keras. Dalam video tersebut, seorang pria berjubah yang diklaim sebagai pastor Katolik menyatakan bahwa mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, "dikirim oleh Tuhan untuk membunuh Muslim demi Yahudi." Pernyataan ekstrem ini langsung dicap banyak pengguna internet sebagai bentuk "terorisme agama".
Penyebaran Viral dan Reaksi Keras Netizen
Video dengan pernyataan kontroversial itu dibagikan secara masif dengan caption yang menyoroti narasi kebencian. Banyak akun yang membagikannya menambahkan keterangan, "Ini yang disebut terorisme agama," mencerminkan kemarahan publik, khususnya dari kalangan Muslim.
🚨🇺🇸 Catholic pastor says Donald Trump was “sent by God to kill Muslims for jews”
This is what religious terrorism looks like. pic.twitter.com/zjY8xcMKOx
Seorang pengguna media sosial menulis, “Pernyataan seperti ini sangat berbahaya karena bisa menyulut kebencian antaragama dan membenarkan kekerasan atas nama Tuhan.” Komentar-komentar serupa membanjiri unggahan video tersebut, menekankan potensinya dalam memicu konflik SARA.
Identitas dan Istilah "Pastor Katolik" yang Dipertanyakan
Hingga kini, identitas pria dalam video belum dapat dikonfirmasi secara resmi. Lebih lanjut, penggunaan istilah "Catholic pastor" pun dipertanyakan secara teknis. Dalam tradisi dan terminologi Gereja Katolik, pemimpin rohani biasanya disebut "priest" (imam) atau "father" (romo), sementara istilah "pastor" lebih umum digunakan dalam denominasi Protestan.
Artikel Terkait
Citra Satelit Ungkap Hancurnya Pangkalan Militer AS di Kuwait Akibat Serangan Rudal Iran
Topan Jangmi Lumpuhkan Jepang: 60.000 Rumah Mati Listrik, Ratusan Penerbangan Batal
Trump Murka ke Netanyahu: Sebut Gila hingga Ancam Penjara, Perang Lebanon Jadi Pemicu
Trump Murka pada Netanyahu: Ancaman Penjara dan Kritik Pedas soal Perang Lebanon