Informasi ini merupakan yang pertama kali mengungkap keberadaan Mojtaba sejak konflik besar pecah akibat serangan gabungan AS-Israel akhir Februari lalu. Ia diyakini mengalami luka dalam serangan yang juga menewaskan ayahnya, Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei.
Ketidakhadirannya di publik memicu spekulasi luas mengenai kondisi kesehatannya dan siapa yang sebenarnya mengendalikan pemerintahan Iran. Analisis menunjukkan pengaruh militer, khususnya Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC), semakin menguat dalam struktur kekuasaan.
Spekulasi Pemakaman dan Video yang Diragukan
Memo intelijen tersebut juga mengungkap persiapan pemakaman untuk Ali Khamenei di Qom. Kompleks makam yang disiapkan disebutkan kemungkinan akan menampung lebih dari satu jenazah, memunculkan spekulasi tentang anggota keluarga lain yang akan dimakamkan bersama.
Di tengah laporan ini, media pemerintah Iran masih merilis pernyataan dan konten yang diklaim berasal dari Mojtaba Khamenei, termasuk video yang menunjukkan dirinya meninjau peta fasilitas nuklir Israel. Namun, keaslian video tersebut diragukan oleh banyak pengamat.
Perkembangan situasi politik dan kepemimpinan Iran ini terus menjadi sorotan dunia. Hingga saat ini, belum ada konfirmasi resmi dari pemerintah Iran mengenai kondisi aktual Mojtaba Khamenei.
Artikel Terkait
Gencatan Senjata Runtuh, Presiden Iran Deklarasikan Perang Total Lawan AS – Harga Minyak Meroket
AS Minta Warga di Seluruh Dunia Tingkatkan Kewaspadaan Akibat Ketegangan dengan Iran
Rudal Iran Hantam Pangkalan AS di Yordania, 50.000 Tentara Amerika Tak Berdaya
Trump Dihujat Penonton Saat Serahkan Trofi Piala Dunia 2026, Momen Kontroversial di Final Spanyol vs Argentina