Dampaknya, serangan roket tersebut memicu kebakaran di sejumlah bangunan. Meski api berhasil dipadamkan, beberapa properti dilaporkan mengalami kerusakan. Untungnya, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini berdasarkan klaim MDA.
Serangan Lanjutan dan Penggunaan Drone
Serangan tidak hanya terjadi sekali. Sebelumnya, pada hari Jumat, lima roket Hizbullah yang ditembakkan ke permukiman Karmiel berhasil dicegat oleh sistem pertahanan udara Israel. Serangan roket lain ke Nahariya dan Acre juga sebagian besar dapat dihalau, meski ada yang jatuh di area terbuka.
Selain roket, Hizbullah juga disebut menggunakan drone dalam serangan ini. Empat drone diluncurkan dari Lebanon menuju wilayah Galilea Atas, dengan beberapa di antaranya jatuh di area yang tidak berpenghuni.
Instruksi untuk Warga dan Kondisi Terkini
Mengingat sirene yang kerap aktif, otoritas Israel menginstruksikan warga yang tinggal di wilayah perbatasan utara untuk tetap berada di dalam tempat perlindungan (shelter) guna mengantisipasi serangan lanjutan. Situasi tetap tegang menyusul rencana perundingan damai AS-Iran yang disebutkan akan berlangsung.
Artikel Terkait
Perang Turki vs Israel: Analisis Kekuatan Militer Terbaru & Dampak Strategis Pakta Makkah
Embargo Dagang UEA ke Iran: Konflik Timur Tengah Memanas, Dampaknya bagi Ekonomi Global
Menteri Israel Ben Gvir Serukan Gaza Dikosongkan Permanen dan Minta Militer Bunuh 30-40 Warga Setiap Malam
Warga Gaza Rayakan HUT ke-81 RI dengan Lukisan Merah Putih di Tengah Reruntuhan