Dampaknya, serangan roket tersebut memicu kebakaran di sejumlah bangunan. Meski api berhasil dipadamkan, beberapa properti dilaporkan mengalami kerusakan. Untungnya, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini berdasarkan klaim MDA.
Serangan Lanjutan dan Penggunaan Drone
Serangan tidak hanya terjadi sekali. Sebelumnya, pada hari Jumat, lima roket Hizbullah yang ditembakkan ke permukiman Karmiel berhasil dicegat oleh sistem pertahanan udara Israel. Serangan roket lain ke Nahariya dan Acre juga sebagian besar dapat dihalau, meski ada yang jatuh di area terbuka.
Selain roket, Hizbullah juga disebut menggunakan drone dalam serangan ini. Empat drone diluncurkan dari Lebanon menuju wilayah Galilea Atas, dengan beberapa di antaranya jatuh di area yang tidak berpenghuni.
Instruksi untuk Warga dan Kondisi Terkini
Mengingat sirene yang kerap aktif, otoritas Israel menginstruksikan warga yang tinggal di wilayah perbatasan utara untuk tetap berada di dalam tempat perlindungan (shelter) guna mengantisipasi serangan lanjutan. Situasi tetap tegang menyusul rencana perundingan damai AS-Iran yang disebutkan akan berlangsung.
Artikel Terkait
Gencatan Senjata Runtuh, Presiden Iran Deklarasikan Perang Total Lawan AS – Harga Minyak Meroket
AS Minta Warga di Seluruh Dunia Tingkatkan Kewaspadaan Akibat Ketegangan dengan Iran
Rudal Iran Hantam Pangkalan AS di Yordania, 50.000 Tentara Amerika Tak Berdaya
Trump Dihujat Penonton Saat Serahkan Trofi Piala Dunia 2026, Momen Kontroversial di Final Spanyol vs Argentina