Merespons kebuntuan diplomasi ini, Kepala Staf Pasukan Pertahanan Israel (IDF) Letnan Jenderal Eyal Zamir telah memerintahkan persiapan untuk kemungkinan dimulainya kembali serangan militer.
Menurut laporan portal berita Israel, Ynet, IDF telah memulai persiapan struktural untuk menggelar operasi baru melawan Iran. Intelijen militer Israel dikabarkan sedang menyusun daftar target serangan yang akan berfokus pada instalasi-instalasi militer Iran.
Angkatan Udara Israel Siapkan "Paket Serangan"
Tak hanya persiapan di tingkat komando, Angkatan Udara Israel juga dilaporkan tengah mempersiapkan "paket serangan" spesifik, meskipun keputusan akhir untuk melancarkan operasi tersebut belum diambil.
Pihak Iran, melalui Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Esmail Baghaei, mengakui bahwa perundingan menemui jalan buntu pada dua atau tiga isu penting. Meski mencapai kesepahaman di beberapa area, perbedaan pandangan yang mendasar tentang program nuklir, Selat Hormuz, dan pencabutan sanksi menjadi penghalang kesepakatan.
Iran secara konsisten membantah ingin mengembangkan senjata nuklir dan menegaskan bahwa program nuklirnya adalah untuk tujuan sipil serta bersedia diawasi oleh badan internasional.
Artikel Terkait
Perang Turki vs Israel: Analisis Kekuatan Militer Terbaru & Dampak Strategis Pakta Makkah
Embargo Dagang UEA ke Iran: Konflik Timur Tengah Memanas, Dampaknya bagi Ekonomi Global
Menteri Israel Ben Gvir Serukan Gaza Dikosongkan Permanen dan Minta Militer Bunuh 30-40 Warga Setiap Malam
Warga Gaza Rayakan HUT ke-81 RI dengan Lukisan Merah Putih di Tengah Reruntuhan