MULTAQOMEDIA.COM - Presiden Iran Masoud Pezeshkian dikabarkan turut menangani Pemimpin Tertinggi Mojtaba Khamenei yang mengalami luka parah akibat serangan gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel pada 28 Februari lalu.
Selain menjabat sebagai pemimpin negara, Pezeshkian dikenal sebagai seorang dokter ahli bedah jantung. Tidak hanya Pezeshkian, Menteri Kesehatan Iran juga ikut serta dalam perawatan langsung Mojtaba.
Surat kabar The New York Times (NYT), mengutip keterangan dari sembilan sumber termasuk pejabat publik dan militer, melaporkan bahwa Mojtaba masih berada dalam persembunyian yang sulit dilacak sejak menjadi korban pengeboman bersama ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei.
Akses untuk bertemu Mojtaba sangat terbatas, bahkan hampir mustahil bagi pejabat biasa. Ia dikelilingi oleh tim dokter dan staf medis yang merawat luka-luka akibat serangan udara tersebut.
Artikel Terkait
Perang Turki vs Israel: Analisis Kekuatan Militer Terbaru & Dampak Strategis Pakta Makkah
Embargo Dagang UEA ke Iran: Konflik Timur Tengah Memanas, Dampaknya bagi Ekonomi Global
Menteri Israel Ben Gvir Serukan Gaza Dikosongkan Permanen dan Minta Militer Bunuh 30-40 Warga Setiap Malam
Warga Gaza Rayakan HUT ke-81 RI dengan Lukisan Merah Putih di Tengah Reruntuhan