MULTAQOMEDIA.COM - Upaya perdamaian antara Amerika Serikat (AS) dan Iran kembali menemui jalan buntu. Presiden Donald Trump menyatakan ketidakpuasannya terhadap proposal damai terbaru yang diajukan oleh Teheran.
Proposal terbaru Iran mengusulkan agar pembahasan mengenai program nuklir ditunda hingga perang berakhir dan sengketa pelayaran di Teluk terselesaikan. Namun, seorang pejabat AS yang mengetahui diskusi internal di Gedung Putih mengungkapkan bahwa Trump menginginkan isu nuklir dibahas sejak awal, bukan ditunda ke tahap akhir negosiasi.
Dalam unggahan di Truth Social, Trump menyampaikan pandangannya tentang kondisi Iran saat ini.
"Iran baru saja memberi tahu kami bahwa mereka berada dalam 'Keadaan Keruntuhan'. Mereka ingin kami 'Membuka Selat Hormuz' secepat mungkin, karena mereka mencoba menyelesaikan masalah kepemimpinan mereka (yang saya yakini akan dapat mereka lakukan!)," tulis Trump, dikutip dari Reuters, Rabu 29 April 2026.
Hingga saat ini, belum jelas bagaimana Iran menyampaikan pesan tersebut, dan belum ada tanggapan resmi dari pihak Teheran mengenai pernyataan itu.
Artikel Terkait
Trump Ganti Pesawat Secara Rahasia di KTT NATO: Antisipasi Ancaman Rudal Iran?
Gempa Kolombia Magnitudo 7,4: Kemlu Pastikan Seluruh WNI Aman, KBRI Bogota Siaga
107.000 Warga Swiss Tinggalkan Gereja pada 2023, Pajak Gereja Jadi Pemicu Utama
PM Malaysia Anwar Ibrahim Masuk Rumah Sakit di Hari Ulang Tahun ke-79, Sempat Bahas Skandal Pilot Narkoba dengan Raja Malaysia