Gedung Putih Lockdown Usai Penembakan di National Mall, Konvoi Wapres JD Vance Jadi Sorotan
Kompleks Gedung Putih Amerika Serikat sempat diterapkan status lockdown darurat setelah insiden penembakan mengguncang kawasan National Mall pada Senin (4/5/2026) waktu setempat. Peristiwa ini memicu ketegangan tinggi karena letusan senjata api terjadi sesaat setelah konvoi Wakil Presiden AS, JD Vance, melintas di area tersebut.
Personel keamanan dari Secret Service (Dinas Rahasia) bergerak cepat dan berhasil melumpuhkan tersangka di tempat kejadian. Insiden ini menjadi ancaman keamanan terbaru yang menyasar pejabat tinggi negara di Ibu Kota AS dalam beberapa pekan terakhir.
Kronologi Kejar-kejaran dan Baku Tembak
Wakil Direktur Secret Service, Matthew Quinn, menjelaskan bahwa insiden bermula saat petugas mengidentifikasi seorang pria mencurigakan yang membawa senjata api di pusat kota. Saat hendak diperiksa, pria tersebut justru berusaha melarikan diri.
Artikel Terkait
Perang Turki vs Israel: Analisis Kekuatan Militer Terbaru & Dampak Strategis Pakta Makkah
Embargo Dagang UEA ke Iran: Konflik Timur Tengah Memanas, Dampaknya bagi Ekonomi Global
Menteri Israel Ben Gvir Serukan Gaza Dikosongkan Permanen dan Minta Militer Bunuh 30-40 Warga Setiap Malam
Warga Gaza Rayakan HUT ke-81 RI dengan Lukisan Merah Putih di Tengah Reruntuhan