"Pria itu kabur dengan berjalan kaki setelah didekati petugas. Ia kemudian mengeluarkan senjatanya dan melepaskan tembakan," ujar Quinn dalam konferensi pers.
Menanggapi ancaman mematikan tersebut, agen Secret Service melepaskan tembakan balasan dan berhasil mengenai tersangka. Pria bersenjata itu langsung dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi yang belum dapat dikonfirmasi lebih lanjut. Selain tersangka, seorang remaja yang berada di lokasi dilaporkan mengalami luka ringan.
Wapres JD Vance dalam Pengawasan Ketat
Meskipun penembakan terjadi tak lama setelah rombongan Wakil Presiden melintas, pihak berwenang belum menyimpulkan bahwa JD Vance menjadi target utama serangan. Quinn menegaskan bahwa penyelidikan masih berada di tahap awal untuk mengungkap motif pelaku.
"Kecil kemungkinan (Wapres) menjadi target, namun saya tidak ingin berspekulasi apakah ini ditujukan kepada Presiden atau tidak. Kami akan mendalaminya," tambah Quinn saat ditanya mengenai keterkaitan insiden ini dengan rentetan ancaman keamanan sebelumnya.
Artikel Terkait
AS Setuju Bayar Ganti Rugi Rp5,3 Kuadriliun ke Iran: Ini 14 Poin Perjanjian Damai Bersejarah
Trump Mau Pecat Menhan dan Dirut CIA yang Tolak Perdamaian dengan Iran
Iran Ancam Serang Balik Israel Jika Serangan ke Lebanon Tak Dihentikan, Perjanjian Damai AS-Iran Terancam Gagal
Donald Trump Kecam Aksi Militer Israel di Lebanon: Tanpa AS, Tidak Akan Ada Israel