"Pria itu kabur dengan berjalan kaki setelah didekati petugas. Ia kemudian mengeluarkan senjatanya dan melepaskan tembakan," ujar Quinn dalam konferensi pers.
Menanggapi ancaman mematikan tersebut, agen Secret Service melepaskan tembakan balasan dan berhasil mengenai tersangka. Pria bersenjata itu langsung dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi yang belum dapat dikonfirmasi lebih lanjut. Selain tersangka, seorang remaja yang berada di lokasi dilaporkan mengalami luka ringan.
Wapres JD Vance dalam Pengawasan Ketat
Meskipun penembakan terjadi tak lama setelah rombongan Wakil Presiden melintas, pihak berwenang belum menyimpulkan bahwa JD Vance menjadi target utama serangan. Quinn menegaskan bahwa penyelidikan masih berada di tahap awal untuk mengungkap motif pelaku.
"Kecil kemungkinan (Wapres) menjadi target, namun saya tidak ingin berspekulasi apakah ini ditujukan kepada Presiden atau tidak. Kami akan mendalaminya," tambah Quinn saat ditanya mengenai keterkaitan insiden ini dengan rentetan ancaman keamanan sebelumnya.
Artikel Terkait
Menteri Israel Ben Gvir Serukan Gaza Dikosongkan Permanen dan Minta Militer Bunuh 30-40 Warga Setiap Malam
Warga Gaza Rayakan HUT ke-81 RI dengan Lukisan Merah Putih di Tengah Reruntuhan
Trump Ancam Aneksasi Selat Hormuz, Iran Tegaskan Kedaulatan Tak Bisa Diganggu Gugat
Trump Ganti Pesawat Secara Rahasia di KTT NATO: Antisipasi Ancaman Rudal Iran?