MULTAQOMEDIA.COM - Dua kapal kargo komersial milik Amerika Serikat (AS) dilaporkan terdampar di perairan berbatu di bagian selatan Selat Hormuz. Kedua kapal tersebut tidak mampu melanjutkan pelayaran maupun berbalik arah akibat kondisi geografis yang berbahaya.
Menurut laporan kantor berita Iran, Fars, Komando Pusat AS (Centcom) sebelumnya mengklaim bahwa dua kapal berbendera AS telah berhasil melewati Selat Hormuz pada Senin (4/5/2026). Namun, klaim ini langsung dibantah oleh Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) yang secara ketat memantau seluruh pergerakan di jalur perairan strategis bagi lalu lintas energi global tersebut.
“Sumber yang terpercaya menyatakan bahwa perairan di dekat pantai Oman dipenuhi bebatuan, sehingga kapal-kapal tersebut tidak bisa keluar maupun kembali dari area tersebut,” demikian laporan Fars pada Rabu (6/5/2026).
Artikel Terkait
Perang Turki vs Israel: Analisis Kekuatan Militer Terbaru & Dampak Strategis Pakta Makkah
Embargo Dagang UEA ke Iran: Konflik Timur Tengah Memanas, Dampaknya bagi Ekonomi Global
Menteri Israel Ben Gvir Serukan Gaza Dikosongkan Permanen dan Minta Militer Bunuh 30-40 Warga Setiap Malam
Warga Gaza Rayakan HUT ke-81 RI dengan Lukisan Merah Putih di Tengah Reruntuhan