MULTAQOMEDIA.COM - Dua kapal kargo komersial milik Amerika Serikat (AS) dilaporkan terdampar di perairan berbatu di bagian selatan Selat Hormuz. Kedua kapal tersebut tidak mampu melanjutkan pelayaran maupun berbalik arah akibat kondisi geografis yang berbahaya.
Menurut laporan kantor berita Iran, Fars, Komando Pusat AS (Centcom) sebelumnya mengklaim bahwa dua kapal berbendera AS telah berhasil melewati Selat Hormuz pada Senin (4/5/2026). Namun, klaim ini langsung dibantah oleh Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) yang secara ketat memantau seluruh pergerakan di jalur perairan strategis bagi lalu lintas energi global tersebut.
“Sumber yang terpercaya menyatakan bahwa perairan di dekat pantai Oman dipenuhi bebatuan, sehingga kapal-kapal tersebut tidak bisa keluar maupun kembali dari area tersebut,” demikian laporan Fars pada Rabu (6/5/2026).
Artikel Terkait
AS Setuju Bayar Ganti Rugi Rp5,3 Kuadriliun ke Iran: Ini 14 Poin Perjanjian Damai Bersejarah
Trump Mau Pecat Menhan dan Dirut CIA yang Tolak Perdamaian dengan Iran
Iran Ancam Serang Balik Israel Jika Serangan ke Lebanon Tak Dihentikan, Perjanjian Damai AS-Iran Terancam Gagal
Donald Trump Kecam Aksi Militer Israel di Lebanon: Tanpa AS, Tidak Akan Ada Israel