Iran baru saja memberlakukan aturan baru bagi pelayaran di Selat Hormuz. Kapal-kapal asing kini diwajibkan memiliki izin resmi dari Persian Gulf Strait Authority (PGSA) sebelum melintas. Kebijakan ini menjadi langkah signifikan dalam pengaturan lalu lintas maritim di jalur strategis dunia.
Menurut laporan Press TV pada Selasa, 5 Mei 2026, setiap kapal yang berniat melintasi Selat Hormuz akan menerima pemberitahuan melalui email dari alamat resmi yang terhubung dengan PGSA. Email tersebut berisi instruksi lengkap mengenai regulasi transit yang harus dipatuhi.
“Berdasarkan sistem tersebut, kapal-kapal yang bermaksud melewati jalur perairan tersebut akan menerima email dari alamat yang terhubung dengan Otoritas Selat Teluk Persia (PGSA) yang memberitahukan mereka tentang peraturan transit,” ungkap laporan tersebut.
Artikel Terkait
Perang Turki vs Israel: Analisis Kekuatan Militer Terbaru & Dampak Strategis Pakta Makkah
Embargo Dagang UEA ke Iran: Konflik Timur Tengah Memanas, Dampaknya bagi Ekonomi Global
Menteri Israel Ben Gvir Serukan Gaza Dikosongkan Permanen dan Minta Militer Bunuh 30-40 Warga Setiap Malam
Warga Gaza Rayakan HUT ke-81 RI dengan Lukisan Merah Putih di Tengah Reruntuhan