Sebelumnya, Khalil Al Hayya mengonfirmasi bahwa putranya menderita luka berat akibat serangan Israel. Ia menuding Israel menggunakan segala cara, termasuk tekanan, pembunuhan, dan aksi teror, untuk mencapai tujuan politiknya di Gaza. Pernyataan ini memperkuat ketegangan yang sudah memanas di kawasan tersebut.
Rekaman video dari Kota Gaza memperlihatkan ribuan pelayat yang berbondong-bondong membawa jenazah Azzam dari Rumah Sakit Al Shifa menuju tempat pemakaman. Momen haru ini menunjukkan duka mendalam masyarakat Palestina atas kehilangan tersebut.
Sumber-sumber di Palestina mengungkapkan bahwa Azzam adalah putra keempat Khalil Al Hayya yang gugur dalam serangan Israel. Kejadian ini kembali memicu kecaman internasional terhadap eskalasi kekerasan di Jalur Gaza.
Artikel Terkait
Gencatan Senjata Runtuh, Presiden Iran Deklarasikan Perang Total Lawan AS – Harga Minyak Meroket
AS Minta Warga di Seluruh Dunia Tingkatkan Kewaspadaan Akibat Ketegangan dengan Iran
Rudal Iran Hantam Pangkalan AS di Yordania, 50.000 Tentara Amerika Tak Berdaya
Trump Dihujat Penonton Saat Serahkan Trofi Piala Dunia 2026, Momen Kontroversial di Final Spanyol vs Argentina