Sebelumnya, Khalil Al Hayya mengonfirmasi bahwa putranya menderita luka berat akibat serangan Israel. Ia menuding Israel menggunakan segala cara, termasuk tekanan, pembunuhan, dan aksi teror, untuk mencapai tujuan politiknya di Gaza. Pernyataan ini memperkuat ketegangan yang sudah memanas di kawasan tersebut.
Rekaman video dari Kota Gaza memperlihatkan ribuan pelayat yang berbondong-bondong membawa jenazah Azzam dari Rumah Sakit Al Shifa menuju tempat pemakaman. Momen haru ini menunjukkan duka mendalam masyarakat Palestina atas kehilangan tersebut.
Sumber-sumber di Palestina mengungkapkan bahwa Azzam adalah putra keempat Khalil Al Hayya yang gugur dalam serangan Israel. Kejadian ini kembali memicu kecaman internasional terhadap eskalasi kekerasan di Jalur Gaza.
Artikel Terkait
Analisis Prof Jiang Xueqin: 3 Titik Panas Asia Timur yang Bisa Picu Perang Besar, dari Taiwan hingga Semenanjung Korea
Israel Serang Beirut, Targetkan Komandan Hizbullah Usai Gencatan Senjata Lebanon
Obama Bongkar Rahasia: Netanyahu Berulang Kali Hasut AS Gempur Habis Iran
Bocah 2 Tahun Berjalan 20 Jam di Hutan Madhya Pradesh, Selamat Usai Ditinggal Ayah Pembunuh