Sebelumnya, Khalil Al Hayya mengonfirmasi bahwa putranya menderita luka berat akibat serangan Israel. Ia menuding Israel menggunakan segala cara, termasuk tekanan, pembunuhan, dan aksi teror, untuk mencapai tujuan politiknya di Gaza. Pernyataan ini memperkuat ketegangan yang sudah memanas di kawasan tersebut.
Rekaman video dari Kota Gaza memperlihatkan ribuan pelayat yang berbondong-bondong membawa jenazah Azzam dari Rumah Sakit Al Shifa menuju tempat pemakaman. Momen haru ini menunjukkan duka mendalam masyarakat Palestina atas kehilangan tersebut.
Sumber-sumber di Palestina mengungkapkan bahwa Azzam adalah putra keempat Khalil Al Hayya yang gugur dalam serangan Israel. Kejadian ini kembali memicu kecaman internasional terhadap eskalasi kekerasan di Jalur Gaza.
Artikel Terkait
Perang Turki vs Israel: Analisis Kekuatan Militer Terbaru & Dampak Strategis Pakta Makkah
Embargo Dagang UEA ke Iran: Konflik Timur Tengah Memanas, Dampaknya bagi Ekonomi Global
Menteri Israel Ben Gvir Serukan Gaza Dikosongkan Permanen dan Minta Militer Bunuh 30-40 Warga Setiap Malam
Warga Gaza Rayakan HUT ke-81 RI dengan Lukisan Merah Putih di Tengah Reruntuhan