Hubungan Asmara Singkat dan Keputusan Menjadi Ibu
Zilis mengaku pernah menjalin hubungan asmara singkat dengan Musk sekitar satu dekade lalu. Namun, ia menegaskan tidak ada hubungan romantis di tahun 2020, tepat saat Musk pertama kali menawarkan diri menjadi ayah dari anak-anaknya.
Zilis menjelaskan bahwa ia sedang berjuang melawan masalah kesehatan yang mengubah rencana hidupnya. Awalnya, ia berencana menempuh jalan konvensional, yaitu menikah dan memiliki anak bersama pasangan.
Rahasia Status Ayah dan Perubahan Peran Musk
Awalnya, Zilis tidak menginginkan Musk berperan sebagai ayah aktif bagi dua anak pertamanya. Keduanya sepakat untuk merahasiakan status Musk sebagai ayah biologis. Namun, kini Musk justru berperan aktif dalam kehidupan keempat anak mereka. Mereka menghabiskan waktu beberapa jam setiap minggunya layaknya sebuah keluarga.
Zilis menyebut perjanjian kerahasiaan dengan Musk sebagai alasan ia tidak memberi tahu CEO OpenAI, Sam Altman, bahwa anak kembar yang ia lahirkan pada tahun 2021 adalah anak biologis Musk. Ia baru mengungkapkan hal tersebut pada tahun berikutnya, saat mengetahui laporan Business Insider akan dipublikasikan.
Reaksi Altman dan Brockman: Kepercayaan yang Terjaga
Meskipun mengetahui kebenaran, Altman dan Presiden OpenAI, Greg Brockman, tetap menginginkan Zilis berada di dewan direksi. Zilis menyatakan bahwa hubungan mereka tetap bersahabat setidaknya hingga tahun 2023.
“Kami memercayainya untuk menjaga agar konflik terkait Elon tetap terkendali,” ujar Brockman. Zilis akhirnya mengundurkan diri dari dewan direksi pada Maret 2023, bertepatan dengan peluncuran xAI, perusahaan AI milik Musk yang menjadi pesaing ChatGPT dari OpenAI.
Artikel Terkait
Perang Turki vs Israel: Analisis Kekuatan Militer Terbaru & Dampak Strategis Pakta Makkah
Embargo Dagang UEA ke Iran: Konflik Timur Tengah Memanas, Dampaknya bagi Ekonomi Global
Menteri Israel Ben Gvir Serukan Gaza Dikosongkan Permanen dan Minta Militer Bunuh 30-40 Warga Setiap Malam
Warga Gaza Rayakan HUT ke-81 RI dengan Lukisan Merah Putih di Tengah Reruntuhan