Menurut laporan dari The Times of Israel, ledakan terjadi di fasilitas uji coba milik Tomer, perusahaan yang fokus pada pengembangan mesin roket dan rudal. "Eksperimen yang telah direncanakan sebelumnya dilakukan sesuai jadwal," demikian pernyataan resmi perusahaan yang dikutip pada Minggu (17/5/2026).
Hingga saat ini, tidak ada laporan mengenai dampak negatif dari uji coba tersebut terhadap lingkungan sekitar, termasuk korban jiwa maupun luka-luka. Kejadian ini menjadi perhatian publik global mengingat lokasi dan situasi geopolitik yang sedang memanas di kawasan Timur Tengah.
Artikel Terkait
Gencatan Senjata Runtuh, Presiden Iran Deklarasikan Perang Total Lawan AS – Harga Minyak Meroket
AS Minta Warga di Seluruh Dunia Tingkatkan Kewaspadaan Akibat Ketegangan dengan Iran
Rudal Iran Hantam Pangkalan AS di Yordania, 50.000 Tentara Amerika Tak Berdaya
Trump Dihujat Penonton Saat Serahkan Trofi Piala Dunia 2026, Momen Kontroversial di Final Spanyol vs Argentina