Israel Diam-Diam Kuasai 60% Wilayah Gaza Saat Dunia Fokus pada Perang AS vs Iran
Di tengah eskalasi konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran yang menyita perhatian global, Israel secara diam-diam memperluas pendudukan militernya di Jalur Gaza. Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, secara terbuka mengklaim bahwa militernya kini telah menguasai 60 persen wilayah Gaza.
Klaim Resmi Netanyahu di Peringatan Hari Yerusalem
Pernyataan mengejutkan ini disampaikan Netanyahu dalam pidato peringatan Hari Yerusalem, sebuah momen yang dirayakan Israel sebagai simbol penguasaan atas Yerusalem. Klaim ini sekaligus menjadi konfirmasi resmi pertama bahwa Israel telah melampaui batas wilayah yang ditetapkan dalam proposal gencatan senjata Oktober 2025.
“Ada yang mengatakan, ‘Keluar, keluar (dari Gaza)!’ Kita tidak keluar. Hari ini kita menguasai 60 persen. Besok, kita lihat saja,” ujar Netanyahu, dikutip Sabtu (16/5/2026).
Menurut Netanyahu, Israel telah mencapai target perang di Gaza, termasuk memulangkan seluruh sandera—baik yang masih hidup maupun yang telah tewas. Ia juga menegaskan bahwa Israel akan tetap mempertahankan kendali atas sebagian besar Gaza meskipun kesepakatan gencatan senjata masih berlaku.
“Dalam 2 tahun terakhir, kita telah menunjukkan kepada seluruh dunia betapa dahsyatnya kekuatan yang tertanam dalam diri rakyat kita, negara kita, tentara kita, dan warisan kita,” katanya.
Artikel Terkait
Aktivis AS Beberkan Bukti Pelanggaran HAM Sistematis terhadap Minoritas di India, Desak Sanksi Global Magnitsky
AS Kehilangan 39 Pesawat dalam Perang Lawan Iran, Biaya Operasi Tembus 29 Miliar Dolar
Militer Arab Saudi Diam-Diam Balas Serangan Iran, Begini Kronologi Lengkapnya
Rudal Setan II Rusia Sarmat: Hancurkan AS dan Eropa dalam Hitungan Menit