UEA Dilaporkan Ikut Serang Iran dengan Bantuan Intelijen AS dan Israel
Uni Emirat Arab (UEA) disebut-sebut terlibat dalam serangan terhadap Iran pada fase awal perang yang melibatkan Amerika Serikat (AS) dan Israel. Menurut laporan The Wall Street Journal (WSJ) yang mengutip sejumlah pejabat AS, UEA melancarkan puluhan serangan udara ke wilayah Iran dengan dukungan intelijen dari AS dan Israel.
Operasi militer UEA dilaporkan terkoordinasi dengan AS dan Israel selama hari-hari awal perang yang pecah pada 28 Februari 2026. Washington dan Tel Aviv disebut memberikan bantuan intelijen untuk mendukung serangan-serangan tersebut.
Target Strategis Iran Jadi Sasaran Serangan UEA
Target operasi UEA mencakup sejumlah lokasi strategis Iran, termasuk pulau-pulau penting di Selat Hormuz, kota pelabuhan Bandar Abbas, serta infrastruktur energi utama seperti kompleks petrokimia dan kilang minyak. Serangan-serangan ini dilaporkan berlangsung secara diam-diam di tengah meningkatnya konflik di kawasan Timur Tengah.
WSJ melaporkan beberapa serangan dilakukan sebagai balasan atas serangan Iran terhadap infrastruktur minyak dan gas milik UEA. Ketegangan kedua negara meningkat setelah fasilitas energi UEA menjadi sasaran dalam konflik yang meluas di kawasan.
Artikel Terkait
Hamas Kecam Keras Rencana Netanyahu Kuasai 70% Wilayah Gaza, Sebut Eskalasi Berbahaya
Iran Klaim Tembak Jatuh Pesawat Militer AS, Centcom Bantah Keras
Netanyahu Perintahkan Militer Kuasai 70% Wilayah Gaza, Ekspansi Terus Berlanjut
Hizbullah Luncurkan 37 Serangan Besar ke Israel, Drone Kamikaze dan Rudal Anti-Tank Jadi Andalan