Rekaman video dari bandara menunjukkan kerusakan yang meluas, termasuk kebakaran besar di terminal satu, atap yang runtuh, dan kepulan asap tebal membumbung tinggi.
Menanggapi insiden tersebut, Juru Bicara Kementerian Pertahanan Kuwait, Brigadir Jenderal Saud al-Otayan, mengutuk keras apa yang disebutnya sebagai "kejahatan agresi Iran".
Iran pada hari yang sama menyatakan bahwa serangan terhadap bandara Kuwait disebabkan oleh rudal pencegat Patriot milik AS, sebuah klaim yang langsung dibantah oleh Centcom.
Kantor berita Tasnim Iran mengutip pernyataan Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) yang menegaskan bahwa mereka tidak menembaki bandara Kuwait.
Sementara itu, AS menegaskan bahwa klaim Iran tersebut tidak benar dan menyebut serangan terhadap bandara sebagai "tindakan yang disengaja, terencana, dan tidak dapat dibenarkan".
Artikel Terkait
Gencatan Senjata Runtuh, Presiden Iran Deklarasikan Perang Total Lawan AS – Harga Minyak Meroket
AS Minta Warga di Seluruh Dunia Tingkatkan Kewaspadaan Akibat Ketegangan dengan Iran
Rudal Iran Hantam Pangkalan AS di Yordania, 50.000 Tentara Amerika Tak Berdaya
Trump Dihujat Penonton Saat Serahkan Trofi Piala Dunia 2026, Momen Kontroversial di Final Spanyol vs Argentina