Iran Klaim Serang 8 Lokasi Militer AS di Kuwait dan Bahrain, Balas Serangan Rudal
Iran secara resmi mengklaim telah melancarkan serangan terhadap delapan lokasi militer Amerika Serikat (AS) yang berada di Kuwait dan Bahrain. Serangan besar-besaran ini terjadi pada Minggu, 28 Juni 2026, dan diklaim berhasil oleh Korps Garda Revolusi Islam Iran atau IRGC.
Menurut pernyataan resmi IRGC, serangan rudal dan drone yang dilakukan pada dini hari tersebut merupakan aksi balasan atas serangan AS terhadap target-target Iran sehari sebelumnya. Serangan AS sebelumnya disebut menargetkan fasilitas militer Iran, termasuk fasilitas radar serta gudang penyimpanan rudal dan drone di wilayah Sirik dan Qeshm.
Artikel Terkait
Perang Turki vs Israel: Analisis Kekuatan Militer Terbaru & Dampak Strategis Pakta Makkah
Embargo Dagang UEA ke Iran: Konflik Timur Tengah Memanas, Dampaknya bagi Ekonomi Global
Menteri Israel Ben Gvir Serukan Gaza Dikosongkan Permanen dan Minta Militer Bunuh 30-40 Warga Setiap Malam
Warga Gaza Rayakan HUT ke-81 RI dengan Lukisan Merah Putih di Tengah Reruntuhan