Insiden terjadi pada jarak 8 mil laut di sebelah timur Limah. "Sebuah kapal tanker melaporkan terkena proyektil tak dikenal di sisi kiri yang menyebabkan kebakaran, saat berlayar ke selatan," demikian pernyataan resmi UKMTO pada Selasa, 7 Juli 2026.
Baca Juga: Iran Curigai AS Punya Skenario Tersembunyi Kuasai Selat Hormuz
Sementara itu, portal berita Axios melaporkan bahwa militer AS kemungkinan besar akan melakukan aksi balasan. Serangan balasan disebut akan menyasar beberapa target strategis milik Iran sebagai respons atas insiden tersebut.
Konflik di Selat Hormuz ini kembali menyoroti pentingnya jalur laut tersebut bagi pasokan energi global. Situasi terus berkembang dan akan menjadi sorotan utama dalam beberapa hari ke depan.
Artikel Terkait
Hadiri Pemakaman Khamenei, Petinggi Rusia: Iran Akan Menang Lawan AS
Jenderal Ahmad Vahidi Muncul ke Publik di Tengah Persiapan Pemakaman Ali Khamenei: Sinyal Kekuatan Militer Iran
Israel Akui Pengeboman Terburuk Sepanjang Sejarah: Iron Dome Gagal Cegat Ribuan Roket Iran
AS dan Iran Sepakat Hentikan Serangan, Negosiasi Baru di Doha Fokus pada Sengketa Selat Hormuz