Lebih lanjut, Megawati mengungkapkan bahwa Khamenei memiliki ketertarikan terhadap pemikiran Presiden pertama RI, Soekarno. Bahkan, sejak usia muda, Khamenei telah mengenal dan mempelajari pidato-pidato Bung Karno. "Dalam diri beliau, saya melihat semangat perjuangan yang mengingatkan pada Bung Karno. Beliau adalah seorang ulama yang lembut, tetapi memiliki keteguhan prinsip sebagai seorang negarawan yang peka terhadap penderitaan bangsanya," tuturnya.
Seruan untuk Perdamaian Dunia
Melalui pesan tersebut, Megawati kembali menegaskan pentingnya penyelesaian konflik melalui jalur diplomasi, dialog, dan penghormatan terhadap hukum internasional. Ia menilai berbagai persoalan global semestinya diselesaikan dengan pendekatan damai, bukan melalui kekerasan atau agresi bersenjata. "Hari ini, dalam mengenang beliau, saya kembali menegaskan keberpihakan saya pada penyelesaian konflik melalui jalan damai, dialog yang adil, serta penghormatan terhadap hukum internasional dan nilai-nilai kemanusiaan," ujarnya.
Doa untuk Rakyat Iran
Di akhir pesannya, Megawati menyampaikan doa bagi keluarga almarhum, para pemimpin Iran, serta seluruh rakyat Iran agar diberi kekuatan dan persatuan dalam menghadapi situasi penuh tantangan. Ia berharap perjuangan Ayatollah Khamenei mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan serta menjadi inspirasi bagi generasi penerus dalam menjaga kedaulatan bangsa dan perdamaian dunia. "Selamat jalan Yang Mulia Ayatollah Ali Khamenei. Kami melepas kepergianmu dengan doa, rasa hormat, dan persaudaraan yang akan selalu dikenang," tutup Megawati.
Artikel Terkait
Perang Turki vs Israel: Analisis Kekuatan Militer Terbaru & Dampak Strategis Pakta Makkah
Embargo Dagang UEA ke Iran: Konflik Timur Tengah Memanas, Dampaknya bagi Ekonomi Global
Menteri Israel Ben Gvir Serukan Gaza Dikosongkan Permanen dan Minta Militer Bunuh 30-40 Warga Setiap Malam
Warga Gaza Rayakan HUT ke-81 RI dengan Lukisan Merah Putih di Tengah Reruntuhan