MULTAQOMEDIA.COM - Amerika Serikat meningkatkan intensitas serangan terhadap Iran sejak Rabu hingga Kamis (15-16/7/2026). Operasi militer ini tidak hanya menyasar wilayah pesisir Iran di Selat Hormuz, tetapi juga meluas hingga ke area yang lebih dalam.
Komando Pusat AS (Centcom) mengonfirmasi bahwa militer AS menyerang seluruh target yang berkaitan dengan kemampuan Iran dalam mengendalikan Selat Hormuz. Target tersebut mencakup stasiun penjaga pantai, baterai drone, baterai rudal, serta berbagai fasilitas militer lainnya.
Artikel Terkait
Perang Turki vs Israel: Analisis Kekuatan Militer Terbaru & Dampak Strategis Pakta Makkah
Embargo Dagang UEA ke Iran: Konflik Timur Tengah Memanas, Dampaknya bagi Ekonomi Global
Menteri Israel Ben Gvir Serukan Gaza Dikosongkan Permanen dan Minta Militer Bunuh 30-40 Warga Setiap Malam
Warga Gaza Rayakan HUT ke-81 RI dengan Lukisan Merah Putih di Tengah Reruntuhan