MULTAQOMEDIA.COM - Amerika Serikat meningkatkan intensitas serangan terhadap Iran sejak Rabu hingga Kamis (15-16/7/2026). Operasi militer ini tidak hanya menyasar wilayah pesisir Iran di Selat Hormuz, tetapi juga meluas hingga ke area yang lebih dalam.
Komando Pusat AS (Centcom) mengonfirmasi bahwa militer AS menyerang seluruh target yang berkaitan dengan kemampuan Iran dalam mengendalikan Selat Hormuz. Target tersebut mencakup stasiun penjaga pantai, baterai drone, baterai rudal, serta berbagai fasilitas militer lainnya.
Artikel Terkait
Bangladesh Sita Harta Sheikh Hasina Rp112 Triliun: Korupsi dan Penyalahgunaan Kekuasaan Terungkap
Turki Terbitkan Red Notice Interpol untuk Netanyahu: Tuduhan Kejahatan Perang dan Genosida di Gaza
Irak Sita 375 Kg Emas dari Kasus Korupsi Mantan Wakil Menteri Perminyakan
Iran Kembali Serang Pangkalan Militer AS di Yordania dengan Drone, Ini Kronologi Terbaru