Menurut laporan Al Jazeera, serangan AS masih berlangsung hingga Kamis pagi dan diperkirakan akan berlanjut selama beberapa hari ke depan. Presiden AS Donald Trump sebelumnya menyatakan bahwa serangan akan terus berlanjut bahkan hingga pekan depan. Trump juga mengindikasikan kemungkinan perluasan serangan ke wilayah yang lebih dalam, karena pasukannya semakin kesulitan menemukan target militer Iran di sepanjang Selat Hormuz.
Serangan intensif AS akan terus dilakukan, termasuk menargetkan pembangkit listrik dan jembatan, jika Iran tidak mau kembali ke meja perundingan dalam beberapa hari mendatang. Sementara itu, Iran tidak tinggal diam. Serangan rudal dan drone Iran juga meluas ke berbagai pangkalan militer AS di Timur Tengah. Sirine peringatan serangan udara terdengar di Bahrain dan Kuwait pada Kamis dini hari. Belum diketahui secara pasti dampak dari serangan balasan tersebut.
Artikel Terkait
Perang Turki vs Israel: Analisis Kekuatan Militer Terbaru & Dampak Strategis Pakta Makkah
Embargo Dagang UEA ke Iran: Konflik Timur Tengah Memanas, Dampaknya bagi Ekonomi Global
Menteri Israel Ben Gvir Serukan Gaza Dikosongkan Permanen dan Minta Militer Bunuh 30-40 Warga Setiap Malam
Warga Gaza Rayakan HUT ke-81 RI dengan Lukisan Merah Putih di Tengah Reruntuhan