Menurut laporan Al Jazeera, serangan AS masih berlangsung hingga Kamis pagi dan diperkirakan akan berlanjut selama beberapa hari ke depan. Presiden AS Donald Trump sebelumnya menyatakan bahwa serangan akan terus berlanjut bahkan hingga pekan depan. Trump juga mengindikasikan kemungkinan perluasan serangan ke wilayah yang lebih dalam, karena pasukannya semakin kesulitan menemukan target militer Iran di sepanjang Selat Hormuz.
Serangan intensif AS akan terus dilakukan, termasuk menargetkan pembangkit listrik dan jembatan, jika Iran tidak mau kembali ke meja perundingan dalam beberapa hari mendatang. Sementara itu, Iran tidak tinggal diam. Serangan rudal dan drone Iran juga meluas ke berbagai pangkalan militer AS di Timur Tengah. Sirine peringatan serangan udara terdengar di Bahrain dan Kuwait pada Kamis dini hari. Belum diketahui secara pasti dampak dari serangan balasan tersebut.
Artikel Terkait
Bangladesh Sita Harta Sheikh Hasina Rp112 Triliun: Korupsi dan Penyalahgunaan Kekuasaan Terungkap
Turki Terbitkan Red Notice Interpol untuk Netanyahu: Tuduhan Kejahatan Perang dan Genosida di Gaza
Irak Sita 375 Kg Emas dari Kasus Korupsi Mantan Wakil Menteri Perminyakan
Iran Kembali Serang Pangkalan Militer AS di Yordania dengan Drone, Ini Kronologi Terbaru