Pameran Desert X AlUla: Patung Figuratif Wanita di Arab Saudi Menuai Kontroversi
Pameran seni internasional Desert X AlUla yang berlangsung di wilayah administrasi Madinah, Arab Saudi, baru-baru ini menjadi sorotan tajam publik. Perhelatan seni global tersebut mendulang gelombang kritik karena menampilkan sebuah patung figuratif berupa tubuh wanita secara terbuka. Langkah penyelenggara dalam memajang karya seni visual manusia ini dinilai menabrak pakem serta nilai-nilai tradisi seni Islam yang dijunjung tinggi di kawasan Tanah Arab.
Mengenal Sosok Patung 'Najma' yang Menuai Protes
Menurut laporan Art Net yang dirilis pada Selasa (4/8/2026), patung wanita berwarna biru elektrik bernama Najma tersebut merupakan karya Lita Albuquerque, seorang seniman asal Santa Monica, Amerika Serikat (AS), yang berdarah Yahudi. Patung yang menggambarkan sosok wanita sedang duduk bermeditasi dengan posisi lotus ini dipajang mencolok di atas batuan besar kawasan Wadi AlFann, AlUla.
Kehadiran patung tubuh wanita di wilayah administrasi Madinah ini dengan cepat memantik amarah kelompok masyarakat konservatif. Banyak pihak menilai instalasi seni tersebut sebagai bentuk pemaksaan modernisasi gaya Barat yang mengabaikan kesucian tradisi keagamaan lokal.
Artikel Terkait
Iran Usulkan NATO Islam: Ajak Pakistan dan Negara Muslim Bentuk Aliansi Keamanan Kawasan
Gempa M7,1 Jepang: Pencarian Korban Dihentikan, Korban Tewas Capai 36 Orang
Iran Klaim Hancurkan 3 Jet Tempur F-35 AS di Yordania, Eskalasi Konflik Timur Tengah Kian Memanas
14 Tentara Israel Dihukum Penjara Usai Desersi Massal di Pangkalan Sde Teiman