Gubernur Wilayah Sakhalin, Valery Limarenko, melaporkan di Telegram.
"Gelombang pertama tsunami menghantam wilayah pesisir Severo-Kurilsk. Penduduk permukiman tetap aman di dataran tinggi hingga ancaman gelombang berulang benar-benar hilang," demikian bunyi publikasi tersebut.
Apalagi yang diketahui tentang bencana tersebut?
Gempa bumi berkekuatan 8,7 terjadi di lepas pantai Kamchatka .
Gempa terkuat di kawasan tersebut sejak 1952.
Departemen Hidrometeorologi dan Pemantauan Lingkungan mencatat gelombang tsunami setinggi empat meter di Kamchatka.
Sebuah tembok runtuh di salah satu taman kanak-kanak di semenanjung.
Saat kejadian, tidak ada seorang pun di sana.
Belum ada informasi mengenai korban jiwa di wilayah tersebut.
Gempa susulan mungkin terjadi dalam kurun waktu satu bulan, termasuk yang berkekuatan hingga 7,5.
Ancaman tsunami juga dikeluarkan untuk hampir seluruh pantai timur Jepang dan di negara bagian AS yaitu Alaska, California, dan Oregon
Sumber: Tribunnews
Artikel Terkait
Perang Turki vs Israel: Analisis Kekuatan Militer Terbaru & Dampak Strategis Pakta Makkah
Embargo Dagang UEA ke Iran: Konflik Timur Tengah Memanas, Dampaknya bagi Ekonomi Global
Menteri Israel Ben Gvir Serukan Gaza Dikosongkan Permanen dan Minta Militer Bunuh 30-40 Warga Setiap Malam
Warga Gaza Rayakan HUT ke-81 RI dengan Lukisan Merah Putih di Tengah Reruntuhan