MULTAQOMEDIA.COM - Aksi demonstrasi aliansi mahasiswa dan masyarakat di depan Gedung DPRD Ogan Komering Ulu (OKU), Senin (1/9/2025), berakhir ricuh. Ketegangan pecah setelah sekelompok warga memaksa masuk ke gedung dan melempari aparat dengan batu serta benda lainnya.
Kericuhan dipicu kekecewaan massa yang tidak diizinkan masuk ke area DPRD OKU. Hanya peserta aksi dengan atribut kemahasiswaan yang diperbolehkan menyampaikan aspirasi di dalam gedung. Situasi semakin panas ketika sejumlah warga berusaha merobohkan pagar yang dikunci, memaksa aparat mengerahkan water cannon untuk mengendalikan massa.
Pantauan di lapangan menunjukkan pot bunga di sekitar gedung ikut rusak, bahkan pecahannya dilemparkan ke arah petugas. Massa di luar pagar mendesak agar mereka juga difasilitasi berbicara langsung dengan pejabat daerah.
Artikel Terkait
Prada Arif Tewas dengan 10 Luka Tusuk di Tangerang, Polisi Tangkap 4 Pelaku dalam 24 Jam
Hasto Kristiyanto Kritik Keras Pelibatan Babinsa Awasi Pajak: Bentuk Penyalahgunaan Kekuasaan Negara
Ahli Digital Forensik Ungkap Manipulasi Replikasi Data dalam Kasus Ijazah Jokowi
Gibran Duduk di Kursi Menteri Saat Sidang Kabinet: Isyarat Politik atau Sekadar Teknis?