MULTAQOMEDIA.COM - Aksi demonstrasi aliansi mahasiswa dan masyarakat di depan Gedung DPRD Ogan Komering Ulu (OKU), Senin (1/9/2025), berakhir ricuh. Ketegangan pecah setelah sekelompok warga memaksa masuk ke gedung dan melempari aparat dengan batu serta benda lainnya.
Kericuhan dipicu kekecewaan massa yang tidak diizinkan masuk ke area DPRD OKU. Hanya peserta aksi dengan atribut kemahasiswaan yang diperbolehkan menyampaikan aspirasi di dalam gedung. Situasi semakin panas ketika sejumlah warga berusaha merobohkan pagar yang dikunci, memaksa aparat mengerahkan water cannon untuk mengendalikan massa.
Pantauan di lapangan menunjukkan pot bunga di sekitar gedung ikut rusak, bahkan pecahannya dilemparkan ke arah petugas. Massa di luar pagar mendesak agar mereka juga difasilitasi berbicara langsung dengan pejabat daerah.
Artikel Terkait
Susno Duadji Pertanyakan Misi Rahasia Bandara Kertajati Jadi Pangkalan Militer AS
Reshuffle Kabinet 8 Juni 2026: Chatib Basri Siap Gantikan Purbaya Jadi Menteri Keuangan?
Bocah SD Tewas Bersimbah Luka di Sragen, Polisi Buru Pelaku Kekerasan
Islah Bahrawi Terima Pesan Teror dan Dibuntuti OTK, Rumah di Madura Didatangi Oknum TNI