Awal Mula Dugaan Perselingkuhan Inara Rusli dan Insanul Fahmi, Istri Pegang Bukti Rekaman CCTV: Dia Mengakui

- Minggu, 23 November 2025 | 03:50 WIB
Awal Mula Dugaan Perselingkuhan Inara Rusli dan Insanul Fahmi, Istri Pegang Bukti Rekaman CCTV: Dia Mengakui


MULTAQOMEDIA.COM -
Konten kreator Wardatina Mawa, membongkar awal mula mencium adanya dugaan perselingkuhan antara suaminya, Insanul Fahmi dengan Inara Rusli.

Wanita yang akrab disapa Mawa itu mengungkap perselingkuhan suaminya dengan Inara bermula dari rekan bisnis dan rekan kajian. 

Dan dugaan perselingkuhan mulai terbongkar sejak Agustus 2025.

Dugaan perselingkuhan tersebut diakui Mawa bukan sekedar tuduhan semata, melainkan ia memegang bukti rekaman CCTV.

Hal itu disampaikan Wardatina Mawa, setelah resmi melaporkan suaminya dan artis berinisial IR diduga kuat Inara Rusli ke Polda Metro Jaya pada Sabtu (22/11/2025).

Artis IR dan sang suami, Insanul Fahmi dilaporkan atas kasus perselingkuhan dan perzinaan.

"Bukti-bukti sudah saya kasih tahu ke penyidik. Buktinya ada CCTV terkait hubungan mereka," jelas Mawa, dikutip dari YouTube Intens Investigasi, Minggu (23/11/2024).

"(Kejadiannya) di Jakarta, saya tahunya Agustus. Baru-baru kali tahunya," ungkap Mawa.

Bahkan Mawa mengaku telah menghubungi pihak IR dan berkomunikasi dengan sang suami.

“Kami udah cerita (dengan suami dan IR). Kami udah ngobrol juga. Sekang udah gak ada komunikasi sama sekali,” jelas Mawa.

Dari komunikasi tersebut, konten kreator asal Medan itu menyebut keduanya mengakui adanya hubungan terlarang mereka.

(Iya) mengakui," bebernya.

Wanita berusia 25 tahun itu meminta doa agar diberikan kelancaran dalam proses laporannya.

"Terima kasih teman-teman media, untuk saat ini saya tidak bisa memberi statement apapun jadi saya mohon doanya semoga lancar" ungkap Mawa.

"Dan ini bukti laporannya. Ini saya baru saja melaporkan isu perselingkuhan dan perzinaan suami saya, Insanul Fahmi dan salah satu publik figure inisial IR, jadi mohon doanya semoga lancar prosesnya saya serahkan ke pihak penyidik," kata Mawa sambil meninggalkan Polda Metro Jaya.

Suami Minta Izin Nikah Lagi


Dukungan dari warganet pun mengalir deras untuk Wardatina Mawa, yang kini tengah menghadapi badai ujian dalam pernikahannya.

Lewat unggahan Instagram @wardatinamawa, sang konten kreator mengungkap kondisinya kini setelah permasalahan rumah tangganya ikut menjadi konsumsi publik.

"I’m okay guys..,

Semangat buat kita perempuan-perempuan hebat yang terus berdiri meski ujiannya nggak selalu ringan. Kita kuat, insyaAllah," tulisnya dikutip Minggu (23/11/2025).

Sambil membagikan video lawas, Wardatina Mawa sempat bercerita soal momen pilu yang dialaminya belum lama ini.

Di mana Insanul Fahmi meminta izin kepada dirinya untuk menikah lagi.

Momen itu bukan kali pertamanya sang suami meminta izin menikah lagi pada wanita yang akrab disapa Mawa itu.

"Take videonya  dua minggu lalu, ketika suami izin untuk poligami yang kedua kalinya," sambung sang kreator.

Seketika momen yang awalnya hangat menjadi banjir air mata, sebab Mawa tak kuasa menyembunyikan rasa pedih hatinya.

"Itu posisinya baru nongkrong sama beliau, nggak kuat banget jadi mau nangis kuat-kuat aja deh dimobil," imbuhnya.

Di momen itu, Mawa masih berusaha menyembunyikan kesedihannya dari orang-orang terdekat.

Ia pun berusaha ceria seperti tidak terjadi apa-apa dalam rumah tangganya.

"Nggak berani upload karena kalau kemarin up pasti banyak yg ngira aku ada problem terus di semangat-semangatin wkwkw, sebenarnya paling anti share kesedihan sama orang."

"Dari dulu  berusaha happy aja pokoknya kalo jumpa sama orang tu bawaannya harus ceria."

"Tapi..,

Karna bener-bener lagi puncaknya moment ini terjadi lagi, boleh ya aku nangis sebentar lalu ketawa lagi di kemudian hari?" tutup Mawa.

Sebelumnya, isu ini mencuat setelah Sabtu (22/11/2025). lewat unggahannya di Instagram, Mawa membeberkan kondisi rumah tangganya.

Lewat caption-nya, ia mengisyaratkan kondisi rumah tangganya yang berusia tujuh tahun kini diwarnai ketidaksetiaan.

"Gak terasa ya, sayang… udah 7 tahun aja hehe. 7 tahun aku percaya, 7 tahun aku berusaha jadi rumah, jadi tempat paling aman untuk pulang. Aku kira cinta kita tumbuh, aku kira kita saling menjaga, aku kira kita bermain di tim yang sama," tulisnya memulai kalimat.

Namun, di balik kesetiaan Mawa ternyata sang suami menyembunyikan fakta menyakitkan.

"Tapi ternyata aku salah. Karena di balik 7 tahun itu, ada hal yang aku gak lihat, ada nama lain yang aku gak sangka, ada cerita yang kamu rawat diam-diam di balik senyum dan sikap baikmu ternyata ini jawaban setelah bertahun-tahun aku ga diakui di sosmed kamu yaa," bebernya.

Padahal, selama ini ia berusaha menjadi istri yang setia.

"Lucu ya… aku selalu jujur karena aku cinta. Dan kamu pandai menyembunyikan karena kamu bisa.

Tapi semua ini bukan kebetulan. Ketika aku berhenti curiga dan mulai berserah, Allah sendiri yang bukakan tabirnya," imbuh Mawa.

Dia mengklaim mengantongi bukti perselingkuhan sang suami.

"Karena ternyata waktu panjang bukan ukuran kesetiaan hanya Allah yang bisa menguji hati.

Jadi setelah melihat bukti itu, aku gak marah," tandasnya.

Di akhir, ia mengisyaratkan keikhlasannya melepaskan Insan.

"Dan malam ini aku berdiri bukan sebagai perempuan yang kalah, tapi sebagai perempuan yang akhirnya melihat kebenaran tanpa perlu berperang.

Karena ingat: yang hilang bukan aku, tapi yang hilang adalah kesempatanmu untuk dicintai dengan tulus sekali seumur hidup," lanjutnya.

Lewat kolom komentar, Mawa lantas membeberkan sosok selingkuhan suami yang diduga kuat adalah Inara Rusli.

Yang kepo, beliau ARTIS inisial IR," jelasnya menyematkan kode itu.

Isyarat Mawa makin kuat setelah ia mengunggah ciri-ciri perempuan yang menggoda suaminya.

Dia menyebut, wanita itu juga pernah disakiti oleh pasangannya.

"Ternyata ada ya... orang yang sudah pernah disakitin tapi tetap tega nyakitin orang lain. Seolah luka yang dia punya malah jadi alasan untuk melukai, bukan untuk belajar memperbaiki diri," tukas Mawa.

Tak henti di sana, Mawa nampak membenarkan Inara Rusli sebagai selingkuhan suaminya.

Lewat unggahan di Instagram Story, ia merepost postingan seorang teman yang terang-terangan memention akun Inara @mommy_starla.

"Wee ayo kita sesama perempuan, isti, dan ibu boikot akun @mommy_starla. Soalnya dia DASIM," bunyi postingan itu.

Mawa tak membantahnya dan justru berterima kasih.

"Kaa makasii, semoga Allah jaga selalu," balas Mawa dengan emoji tersenyum.

Diketahui, Inara Rusli resmi menjanda setelah diselingkuhi oleh mantan suaminya, Virgoun

Hingga kini, Inara Rusli maupun Insan belum buka suara terkait dilaporkan dugaan perzinaan itu.

Inara memilih membatasi kolom komentar media sosialnya.

(*)

Komentar

Artikel Terkait

Rekomendasi

Heboh Yusa Cahyo Utomo Donorkan Organ Tubuh Usai Divonis Mati PN Kediri, Ini Alasan dan Sosoknya Tayang: Sabtu, 16 Agustus 2025 08:53 WIB Tribun XBaca tanpa iklan Editor: Valentino Verry zoom-inHeboh Yusa Cahyo Utomo Donorkan Organ Tubuh Usai Divonis Mati PN Kediri, Ini Alasan dan Sosoknya Tribunjatim.com/Isya Anshari A-A+ INGIN DONOR ORGAN TUBUH - Yusa Cahyo Utomo, terdakwa pembunuh satu keluarga, divonis hukuman mati oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Rabu (13/8/2025) siang. Yusa mengaku menyesali perbuatannya dan berkeinginan menyumbangkan organ tubuhnya kepada sang keponakan yang masih hidup, sebagai bentuk penebusan kesalahan. WARTAKOTALIVE.COM, KEDIRI - Jika seorang terdakwa dijatuhi vonis mati biasanya tertunduk lesu, ada pula yang menangis. Lain halnya dengan Yusa Cahyo Utomo, terdakwa kasus pembunuhan satu keluarga di Kediri, Jawa Timur. Tak ada penyesalan, bahkan dia sempat tersenyum kepada wartawan yang mewancarainya usai sidang vonis oleh Pengadilan Negeri Kabupaten Kediri, Rabu (13/8/2025). Dengan penuh percaya diri, Yusa Cahyo Utomo ingin mendonorkan organ tubuhnya usai dijatuhi vonis mati oleh majelis hakim. Baca juga: Alasan Pembunuh Satu Keluarga Tak Habisi Anak Bungsu, Mengaku Kasihan Saat Berusaha Bergerak Tentu ini cukup aneh, namun niat Yusa Cahyo Utomo ini ternyata ada makna yang besar. Donor organ tubuh adalah proses yang dilakukan untuk menyelamatkan atau memperbaiki hidup penerima organ yang mengalami kerusakan atau kegagalan fungsi organ. Biasanya, orang akan secara sukarela menyumbangkan organ tubuhnya untuk ditransplantasikan kepada orang lain yang membutuhkan. Saya berpesan, nanti di akhir hidup saya, bisa sedikit menebus kesalahan ini (membunuh) dengan menyumbangkan organ saya, ucapnya dilansir TribunJatim.com. Baca juga: Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Kediri Ternyata Masih Saudara Sendiri, Ini Motfinya Kalau saya diberikan hukuman mati, saya siap menyumbangkan semua organ saya, apapun itu, imbuhnya. Yusa Cahyo Utomo merupakan warga Bangsongan, Kecamatan Kayen, Kabupaten Kediri. Ia adalah seorang duda cerai dengan satu anak. Yusa merupakan pelaku pembunuhan terhadap satu keluarga di Dusun Gondang Legi, Desa Pandantoyo, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri, pada Desember 2024. Yusa menghabisi nyawa pasangan suami istri (pasutri) Agus Komarudin (38) dan Kristina (34), beserta anak sulung, CAW (12). Anak bungsu korban, SPY (8), ditemukan selamat dalam kondisi luka serius. Yusa mengaku ia tak tega menghabisi nyawa SPY karena merasa kasihan. Tersangka meninggalkannya dalam kondisi bernapas. Alasannya dia merasa kasihan pada yang paling kecil, ungkap AKP Fauzy Pratama yang kala itu menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Kediri, masih dari TribunJatim.com. Hubungan Yusa dengan korban Kristina adalah kakak adik. Pelaku merupakan adik kandung korban. Namun, sejak kecil, Yusa diasuh oleh kerabat lainnya di Bangsongan, Kecamatan Kayen. Selama itu, Yusa tak pernah mengunjungi keluarganya yang ada di Pandantoyo, Kecamatan Ngancar. Dikutip dari Kompas.com, motif Yusa menghabisi Kristina dan keluarganya karena masalah utang dan rasa sakit hati. Yusa memiliki utang di sebuah koperasi di Kabupayen Lamongan sebanyak Rp12 juta dan kepada Kristina senilai Rp2 juta. Karena Yusa tak memiliki pekerjaan dan utangnya terus menumpuk, ia pun memutuskan bertemu Kristina untuk meminjam uang. Kristina menolak permintaan Yusa sebab sang adik belum melunasi utang sebanyak Rp2 juta kepadanya. Penolakan itu kemudian memicu rasa sakit hati bagi Yusa hingga merencanakan pembunuhan terhadap Kristina dan keluarganya. Buntut aksi kejamnya, Yusa tak hanya divonis mati, pihak keluarga juga enggan menerimanya kembali. Sepupu korban dan pelaku, Marsudi (28), mengungkapkan pihak keluarga tak akan menerima kepulangan Yusa. Keluarga sudah enggak mau menerima (jika pelaku pulang), ungkapnya. Kronologi Pembunuhan Rencana pembunuhan oleh Yusa Cahyo Utomo terhadap Kristina dan keluarganya berawal dari penolakan korban meminjami uang kepada pelaku, Minggu (1/12/2024). Sakit hati permintaannya ditolak, Yusa kembali ke rumah Kristina pada Rabu (4/12/2024) dini hari pukul 3.00 WIB. Ia menyelinap ke dapur di bagian belakang rumah dan menunggu Kristina keluar. Saat Kristina keluar, Yusa lantas menghabisi nyawa kakak kandungnya itu menggunakan palu. Suami Kristina, Agus, mendengar suara teriakan sang istri dan keluar untuk mengecek. Nahas, Agus juga dibunuh oleh Yusa. Aksi Yusa berlanjut dengan menyerang anak Kristina, CAW dan SPY. Namun, ia membiarkan SPY tetap hidup sebab merasa kasihan. Usai melancarkan aksinya, Yusa membawa barang berharga milik korban, termasuk mobil dan beberapa telepon genggam. Ia kemudian kabur ke Lamongan dan berhasil ditangkap pada Kamis (5/12/2025). Atas perbuatannya, Yusa dijatuhi vonis mati buntut pembunuhan berencana terhadap Kristina dan keluarga. Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Yusa Cahyo Utomo dengan hukuman mati, kata Ketua Majelis Hakim, Dwiyantoro dalam sidang putusan yang berlangsung di Ruang Cakra Pengadilan Negeri Kabupaten Kediri, Rabu (13/8/2025), pukul 12.30 WIB, masih dikutip dari TribunJatim.com.

Terkini