Presiden juga menyinggung adanya kelompok-kelompok yang nyinyir. Ia menegaskan bahwa pemerintahannya berkomitmen untuk bekerja dengan bukti, bukan sekadar janji.
"Kita memiliki masa depan yang bagus walaupun ada kelompok nyinyir. Kita akan bekerja dengan bukti, bukan dengan janji saja," ucap Prabowo.
Klaim Sukses Swasembada Beras dalam Satu Tahun
Sebagai bukti kerja nyata, Prabowo mencontohkan komitmen swasembada pangan yang ia gaungkan sejak kampanye. Target awal swasembada beras dalam empat tahun diklaim berhasil dicapai hanya dalam waktu satu tahun.
"Dengan bangga hari ini saya bisa menyampaikan bahwa begitu lewat 31 Desember 2025, bangsa Indonesia sekarang sudah swasembada beras. Tahun 2025 kita tidak impor beras sama sekali," ungkapnya tegas.
Pencapaian ini, menurut Prabowo, tidak hanya menguntungkan Indonesia. "Dengan kita tidak impor beras, harga beras dunia turun, turun ratusan dolar. Jadi banyak negara berterima kasih sama kita," jelas Presiden.
Pernyataan ini semakin mengukuhkan fokus pemerintahannya pada ketahanan pangan dan sekaligus menjadi kritik terbuka terhadap narasi-narasi yang dianggap tidak bertanggung jawab di ruang digital.
Artikel Terkait
Susno Duadji Pertanyakan Misi Rahasia Bandara Kertajati Jadi Pangkalan Militer AS
Reshuffle Kabinet 8 Juni 2026: Chatib Basri Siap Gantikan Purbaya Jadi Menteri Keuangan?
Bocah SD Tewas Bersimbah Luka di Sragen, Polisi Buru Pelaku Kekerasan
Islah Bahrawi Terima Pesan Teror dan Dibuntuti OTK, Rumah di Madura Didatangi Oknum TNI